Dari Kampus ke Layar Digital: Alumni Psikologi UIN Malang Sukses Jadi Konten Kreator Berbasis Ilmu
Malang | Serulingmedia.com – Kiprah alumni Magister Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mencuri perhatian. Salah satunya ditunjukkan oleh Fajar Lilia Iman, mahasiswa angkatan 2022 yang kini sukses meniti karier sebagai konten kreator dengan pendekatan psikologi.
Perempuan yang akrab disapa Aunty Lily ini mengelola kanal YouTube @fajarlilia, yang ia bangun sejak masih menempuh studi magister di Fakultas Psikologi UIN Malang.
Ia memanfaatkan fleksibilitas sistem pembelajaran daring untuk mengembangkan minatnya di bidang media digital.
“Sejak kuliah magister, saya rutin membuat video di YouTube. Fleksibilitas waktu kuliah membuat saya bisa mengembangkan minat di media sosial,” ujarnya.
Langkah yang diambil Lily bukan sekadar mengejar kreativitas, tetapi juga berbasis keilmuan. Ia mengintegrasikan ilmu psikologi ke dalam strategi kontennya, terutama dalam memahami perilaku audiens dan membaca kebutuhan pasar.
Sebagai pemilik sekaligus pengelola kanal, Lily bertanggung jawab penuh terhadap perencanaan hingga evaluasi konten.
Ia menekankan pentingnya analisis data serta pemahaman psikologis dalam menentukan arah konten, khususnya dengan target audiens anak-anak.
“Ilmu psikologi sangat membantu dalam menganalisis kebutuhan konten, membaca data secara detail, serta memahami perilaku audiens,” jelasnya.
Keberhasilannya tak lepas dari dukungan lingkungan akademik selama menempuh pendidikan. Ia menilai para dosen di Magister Psikologi UIN Malang memberikan ruang fleksibilitas bagi mahasiswa untuk berkembang di luar akademik.
“Dosen sangat suportif dan fleksibel, sehingga saya tetap bisa mengembangkan karier selama menjadi mahasiswa,” ungkapnya.
Di akhir, Lily berpesan kepada mahasiswa agar tidak ragu mengeksplorasi potensi diri di luar ruang kelas.
“Cobalah apa yang ingin kamu coba, karena bisa jadi itu adalah jalanmu,” pesannya.
Kisah Fajar Lilia Iman menjadi bukti bahwa lulusan Magister Psikologi UIN Malang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dalam menghadapi era digital.
Mereka mampu mengaplikasikan ilmu yang dimiliki ke berbagai bidang profesional yang relevan dan terus berkembang.( Eno).






