Sejarah Terukir! UIN Malang Kukuhkan 11 Guru Besar Sekaligus, Langkah Raksasa Dunia Akademik
Malang I Serulingmedia.com – – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan sejarah gemilang dalam dunia pendidikan tinggi. Pada Kamis, 22 Mei 2025, kampus ini mengukuhkan sebelas guru besar secara serentak, sebuah langkah besar yang mencerminkan kematangan dan konsistensi UIN Malang dalam membangun atmosfer akademik yang unggul dan berkualitas.
Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat di lantai 5 Gedung Soekarno-Hatta itu dipimpin langsung oleh Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Zainuddin, M.A., berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia yang ditetapkan oleh Dr. H. Nasaruddin Umar.
11 Guru Besar Baru, 11 Pilar Ilmu Baru
Deretan nama guru besar yang dikukuhkan bukan hanya jumlah, tapi juga mencerminkan keluasan bidang keilmuan yang dikembangkan di UIN Malang. Mereka adalah:
Prof. Dr. Sulalah, M.Ag. – Ilmu Pendidikan Islam Multikultural
Prof. Dr. Abdul Aziz, M.Pd. – Ilmu Maharah Al Qira’ah
Prof. Dr. A. Nurul Kawakib, M.Pd., MA – Ilmu Pendidikan Islam
Prof. Dr. R. Taufiqur Rochman, M.A. – Ilmu Pendidikan Bahasa Arab
Prof. Dr. Marno, M.Ag. – Ilmu Kepemimpinan Pendidikan Islam
Prof. Dr. Ahmad Barizi, M.A. – Ilmu Tasawuf
Prof. Dr. Erfaniah Zuhriah, M.H. – Ilmu Hukum Keluarga Islam
Prof. Dr. M. Fauzan Zenrif, M.Ag. – Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir
Prof. Dr. Fadil SJ., M.Ag. – Ilmu Sejarah Pemikiran Hukum Islam
Prof. Dr. Fakhruddin, M.H.I. – Ilmu Hukum Ekonomi Syariah
Prof. Dr. Nasrulloh, M.Th.I. – Ilmu Hadis
Dalam laporan resminya, Ketua Senat UIN Malang, Prof. Mufidah, menyampaikan bahwa pengukuhan ini menjadikan total guru besar aktif di UIN Malang menjadi 79 orang, dengan ke-11 profesor ini merupakan bagian dari guru besar ke-67 hingga ke-77.
Dukungan Tokoh dan Spirit Kebersamaan
Acara ini juga dihadiri oleh para wakil rektor, sivitas akademika, dan tokoh-tokoh penting dari berbagai kalangan. Hadir pula Ketua PCNU Kabupaten Malang, KH Khamim Cholili, yang memberikan dukungan istimewa kepada dua figur penting: Prof. M. Fauzan Zenrif, Wakil Ketua PCNU Kabupaten Malang, dan Prof. Sulalah, yang masih satu keluarga dengannya.
“Alhamdulillah, ini adalah momentum luar biasa. Pengukuhan 11 guru besar sekaligus menjadi sejarah tersendiri bagi UIN Maulana Malik,” tutur Kyai Khamim yang hadir bersama istrinya dan duduk berdampingan dengan Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib.
Ia menambahkan, “Saya hadir untuk memberikan support penuh kepada Prof. Fauzan dan keluarga kami Prof. Sulalah. Semoga sukses dan terus memberi manfaat untuk umat.”
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Dr. Moh. Amak Burhanudin, Kabid Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kanwil Kemenag Jawa Timur, yang hadir memberikan apresiasi khusus kepada Prof. Ahmad Barizi.
“Ini menjadi inspirasi besar bagi para guru PAI agar terus belajar dan meningkatkan kualifikasi ke jenjang S2 atau S3,” ujarnya penuh semangat.
Simbol Kematangan dan Harapan Baru
Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol kematangan UIN Malang dalam merawat tradisi keilmuan yang berbasis pada integrasi iman, ilmu, dan akhlak. Langkah serentak ini mencerminkan semangat kolektif untuk terus maju, serta menjadi motivasi bagi generasi akademik muda agar terus berkarya dan memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan agama.( Eno )






