Menyalakan Obor Pendidikan dari Balik Layar: Keteladanan Nana Parama Sari di Hari Pendidikan Nasional 2025

IMG-20250503-WA0020

Batu | Serulingmedia. com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2025 menjadi momen refleksi atas perjuangan para pahlawan tanpa tanda jasa. Di tengah gemuruh dunia digital dan arus teknologi yang deras, hadir sosok Nana Parama Sari—seorang ASN Pemerintah Kota Batu—yang menyalakan obor pendidikan melalui cara yang berbeda, namun penuh makna. Ia bukan guru di ruang kelas, melainkan penggerak pembelajaran Bahasa Inggris lewat program Let’s Learn English di Agropolitan TV.

Lahir dan besar di Kota Batu, Nana dikenal sebagai pribadi yang menggeluti dunia bahasa sejak usia muda. Gelar Magister Pendidikan Bahasa Inggris dari Universitas Muhammadiyah Malang ia raih dengan IPK nyaris sempurna, 3,89. Sejak masa sekolah hingga kuliah, Nana aktif dalam berbagai ajang seperti debat, pidato, hingga drama berbahasa Inggris. Pengalaman internasionalnya melalui program pertukaran budaya dan kerja di kapal pesiar Amerika Serikat makin memperkuat wawasan global yang ia miliki.

Di tengah kesibukannya sebagai ASN di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Nana tak melupakan keinginannya untuk berkontribusi bagi pendidikan masyarakat. Melalui Let’s Learn English, ia ingin membumikan pembelajaran Bahasa Inggris agar bisa diakses siapa saja, tidak hanya pelajar, tetapi juga masyarakat umum. Baginya, televisi adalah medium efektif karena masih banyak dijangkau masyarakat lintas usia dan latar belakang.

“Bahasa Inggris itu jendela dunia. Dan saya ingin membantu masyarakat Kota Batu membuka jendela itu,” ungkap Nana. Dengan metode pembelajaran yang visual, interaktif, dan kontekstual, ia berharap masyarakat dapat menyerap Bahasa Inggris secara alami dan menyenangkan.

Tidak hanya itu, sejak 2014 Nana juga tercatat sebagai anggota Himpunan Pramu Wisata Indonesia (HPI) Kota Batu. Ia kerap memandu wisatawan asing di akhir pekan. Namun sejak pandemi, fokusnya beralih untuk mengembangkan konten edukasi bagi masyarakat melalui media televisi.

Keteladanan Nana Parama Sari di Hari Pendidikan Nasional ini mengingatkan kita bahwa pendidikan bisa hadir dari siapa saja dan dalam bentuk apa saja. Semangatnya menjadi inspirasi bahwa mengajar tidak harus dari podium kelas, tapi bisa dari layar televisi—menyapa ribuan rumah dengan semangat belajar dan harapan untuk masa depan yang lebih baik. ( Eno).