Gate Parkir Pasar Among Tani Tidak Beroperasi Sejak Senin, Pemkot Batu Kehilangan Rp 24 Juta

Screenshot_2025-01-07-19-03-15-402_com.mi.globalbrowser-edit

 

Batu | Serulingmedia. Com– Gate parkir di Pasar Among Tani, pasar tradisional terbesar se-Indonesia, sejak Senin (6/1/2025) hingga Selasa pagi (7/1/2025) tidak dapat beroperasi. Akibatnya, kendaraan yang masuk dan keluar pasar tidak dikenakan retribusi parkir selama dua hari berturut-turut.

Menurut sumber dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batu, potensi pemasukan retribusi parkir di Pasar Among Tani dapat mencapai Rp 12 juta setiap harinya. Mengingat pasar ini beroperasi 24 jam, Pemkot Batu diperkirakan kehilangan sekitar Rp 24 juta selama dua hari tersebut.

Kepala UPT Pasar Among Tani, Gadis Dewi, yang dihubungi melalui WhatsApp, mengonfirmasi adanya kendala pada sistem gate parkir.

“Nggih, sejak kemarin (Senin-red) sistem gate parkir ada kendala,” ungkap Gadis. Ia menambahkan bahwa pihaknya telah berupaya menghubungi Bank Jatim Cabang Batu dan vendor terkait untuk segera memperbaiki masalah tersebut.

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Batu, Kartika, menyayangkan keterlambatan dalam penanganan perbaikan gate parkir tersebut.

“Seharusnya dinas terkait segera menyelesaikan perbaikan dan tidak dibiarkan berlarut-larut,” tegas Kartika.

Ia juga menyebutkan bahwa keterlambatan dalam perbaikan ini berdampak pada pemasukan retribusi parkir yang menjadi salah satu andalan Pemkot Batu dalam mendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kartika juga menambahkan, “Biasanya, semua sistem di dinas sudah disiapkan anggaran untuk kondisi darurat, dan kasus ini sudah saya teruskan ke Ketua Kom B.”.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskuperindag) Batu, Aris Setiawan, yang membawahi Pasar Among Tani, belum memberikan respons terkait hal ini. Saat dihubungi melalui telepon dan WhatsApp, Aris belum memberikan jawaban.

Perbaikan sistem gate parkir yang terlambat ini menjadi perhatian serius, mengingat dampaknya terhadap pendapatan retribusi parkir dan keberlanjutan operasional Pasar Among Tani.( Eno).