Heli Suyanto Wakil Wali Kota Batu Terpilih 2024-2029 Mengajak Paslon lain Membangun Kota Batu
Batu I Serulingmedia.com – Era baru dalam pemerintahan Kota Batu dimulai dengan terpilihnya Heli Suyanto sebagai Wakil Wali Kota Batu untuk masa jabatan 2024-2029. Bersama pasangannya, Nurochman, Heli berhasil memenangkan kontestasi Pilkada Batu 2024 yang berlangsung serentak. Dalam suasana penuh syukur dan kebahagiaan, Heli menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh masyarakat Kota Batu yang telah mempercayakan kepemimpinan daerah ini kepada mereka.
Pernyataan tersebut disampaikan Heli di sela-sela acara tasyakuran yang diadakan oleh relawan di Posko Rumah Juang, Jalan Abdul Gani, Sisir, pada Sabtu malam (30/11/2024). Dalam kesempatan itu, Heli mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah berjuang mendukung pasangan Nurochman-Heli.
“Terima kasih banyak kepada seluruh masyarakat yang mendukung maupun relawan Nurochman-Heli Kota Batu atas perjuangannya sehingga kami mampu menyisihkan para paslon lain dalam Pilkada Batu 2024,” ungkap Heli dengan penuh haru.
Heli Suyanto, calon Wakil Walikota Batu yang berpasangan dengan Nurochman, memberikan apresiasi tinggi kepada pasangan calon lainnya dalam kontestasi Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Batu 2024. Ucapan ini bukan hanya penghormatan terhadap lawan politik, tetapi juga bentuk pengakuan atas kontribusi mereka selama masa kampanye. Heli secara khusus menyoroti peran Firhando Gumelar – H. Rudi dan Kris Dayanti – Kresna Dewanata Phrosakh dalam menyampaikan visi dan misi mereka.
Menurut Heli, berbagai gagasan yang muncul dalam masa kampanye telah memperkaya perspektif pembangunan Kota Batu. Ia menegaskan bahwa ide-ide yang dikemukakan oleh pasangan calon lain bukan sekadar wacana, melainkan dapat menjadi referensi penting bagi pemerintahannya.
“Semangat beliau-beliaunya untuk membangun Kota Batu sangat luar biasa. Ayo kita bersama-sama membangun kota ini. Pemikiran-pemikiran mereka sangat kita butuhkan untuk proses pembangunan Kota Batu yang lebih baik dan sejahtera,” ujar Heli.
Pernyataan ini mencerminkan sikap inklusif dan kolaboratif yang sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah. Heli menekankan pentingnya sinergi, bukan hanya dengan rekan-rekan politik, tetapi juga dengan semua elemen masyarakat. Kota Batu, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Indonesia, memerlukan pendekatan pembangunan yang menyeluruh dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Gagasan-gagasan yang telah disampaikan oleh Firhando Gumelar – H. Rudi maupun Kris Dayanti – Kresna Dewanata Phrosakh, menurut Heli, dapat menjadi sumber inspirasi. Hal ini sejalan dengan semangat demokrasi yang mengedepankan pertukaran pemikiran untuk mencapai solusi terbaik.
Langkah Heli yang mengapresiasi kontribusi pasangan calon lain juga memperlihatkan kepemimpinan yang berorientasi pada hasil, bukan semata-mata persaingan. Dengan sikap ini, Heli menunjukkan bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan peluang untuk saling melengkapi. Harapan besar bahwa kerja sama seperti ini dapat diwujudkan jika Nurochman dan Heli memimpin Kota Batu di masa mendatang.
Kota Batu memerlukan pemimpin yang tidak hanya mampu merumuskan kebijakan, tetapi juga bersedia mendengar dan belajar dari orang lain. Apresiasi yang diberikan Heli kepada lawan politiknya menjadi bukti bahwa politik dapat menjadi arena untuk membangun kebersamaan dan memajukan daerah secara kolektif. Dengan semangat ini, Kota Batu diharapkan dapat melangkah menuju masa depan yang lebih baik, sejahtera, dan harmonis.
Acara tasyakuran tersebut dihadiri oleh relawan, pendukung, dan berbagai elemen masyarakat yang menunjukkan solidaritas dan optimisme terhadap masa depan Kota Batu. Kemenangan pasangan Nurochman-Heli bukan hanya menjadi simbol perubahan, tetapi juga harapan untuk membawa Kota Batu menuju kemajuan yang lebih signifikan.
Heli Suyanto menutup pernyataannya dengan ajakan untuk merajut persatuan demi kemajuan Kota Batu. Semangat kolaborasi menjadi landasan utama bagi pemerintahan baru ini untuk merealisasikan visi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.( Eno )






