PPI-LP2M UIN Malang Adakan Studi Kaji Tata Kelola Jurnal ke PPIM UIN Jakarta dan LP2M Universitas PTIQ
Malang | Serulingmedia.com — Pusat Publikasi Ilmiah (PPI)-LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melakukan kunjungan studi ke Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta serta Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas PTIQ Jakarta, Rabu hingga Jumat (6-8/11/2024).
Humas UIN Malang dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, kunjungan ini bertujuan untuk mendalami tata kelola jurnal ilmiah bereputasi internasional serta praktik pengelolaan jurnal ilmiah yang berada di bawah lembaga LP2M.
Muhammad Anwar Firdausy, Ketua PPI UIN Malang, menjelaskan kegiatan ini menjadi kesempatan bagi timnya untuk memperkaya wawasan mengenai standar pengelolaan jurnal internasional.
“Kami belajar banyak mengenai tata kelola jurnal yang sesuai standar internasional,” ungkap Anwar dalam keterangannya.

Dalam kunjungan di Gedung PPIM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, tim PPI UIN Malang diterima oleh pengelola jurnal Studia Islamika, jurnal ternama dalam bidang Studi Islam yang telah terindeks di Scopus sejak 30 Mei 2015.
“Studia Islamika berdiri sejak 1994, awalnya sebagai tabloid keilmuan, dan hingga kini berkembang sebagai jurnal ilmiah yang menyebarkan ragam kajian studi keislaman,” jelas Testriono, Editor Senior di Studia Islamika.
Testriono juga menambahkan jurnal ini berencana mengadakan konferensi internasional pada tahun 2025, bekerja sama dengan universitas di Belanda.
Savran Billahi, Asisten Editor Studia Islamika, menuturkan setiap tahunnya mereka menerima lebih dari 200 naskah, namun hanya 21 yang berhasil diterbitkan.
“Kami konsisten menerbitkan tiga kali dalam setahun. Meskipun sempat turun dari peringkat Q1 ke Q2, kami terus berupaya menjaga kualitas naskah yang masuk,” ujar Savran.
Di lokasi kedua, tim PPI UIN Malang diterima oleh Ketua LP2M Universitas PTIQ, Aas Siti Solichah, yang menyambut hangat rombongan di Gedung Rektorat.
Aas menjelaskan Universitas PTIQ dan UIN Malang memiliki beberapa kesamaan, seperti pengintegrasian sains dan ilmu agama Islam serta kewajiban mahasiswa baru untuk tinggal di ma’had kampus.
“Dulu PTIQ hanya menerima mahasiswa laki-laki, namun kini kami juga membuka penerimaan bagi mahasiswa perempuan, dengan tetap memisahkan kelas,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris LP2M PTIQ, Dr. Muhammad Khoirul Anwar, bersama Koordinator Bidang Penelitian Dr. Abdul Aziz dan Koordinator Bidang Publikasi Penelitian dan Jurnal Fikri Maulana, M.Pd., menyatakan bahwa mereka sangat antusias atas kunjungan ini.
“Ini menjadi peluang untuk bertukar pengalaman dan kami berharap ada kerjasama lebih lanjut dengan UIN Malang di masa mendatang,” ungkap Khoirul Anwar.
Kegiatan studi kaji ini diharapkan mampu mempererat hubungan antar lembaga serta meningkatkan kualitas tata kelola publikasi ilmiah di UIN Malang.( Eno ).






