UIN Malang Buka Gerbang Karier, 20 Perusahaan Ramaikan Job Fair, Triyo: Jangan Datang ke Job Fair Hanya untuk Cari Kerja
Malang I Serulingmedia.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang membuka gerbang karier bagi mahasiswa dan alumni melalui Job Fair dalam rangka Dies Maulidiyah ke-65 atau Lustrum XIII.
Kegiatan yang digelar di Student Centre Lantai 2 UIN Malang, Sabtu (3/10/2026), dibuka Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Triyo Supriyatno, M.Ag. Job Fair tersebut menghadirkan 20 perusahaan dari berbagai sektor industri.
Sejumlah perusahaan yang ambil bagian antara lain PT Samudra Solusi Agensi, BNI, KPSG, BRI, Adira Finance, BSI, AIA Finance, Apotek Prapatan Group, Bank Mandiri, PT Behaestex, PT Bangun Indopralon, PT Anak Baik Sejahtera, PT Pestapora, PT Swapro Internasional, PT Wahana, PT Equity Life Indonesia, PT XLSmart Telecom Sejahtera, PT PNM, SIM Group, dan WoM Finance.
Kehadiran puluhan perusahaan tersebut membuka ruang bagi mahasiswa dan alumni UIN Malang untuk mengenal kebutuhan dunia kerja sekaligus menjajaki peluang karier secara langsung.

Dalam sambutannya, Triyo menegaskan Job Fair tidak semata-mata menjadi tempat mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan. Kegiatan tersebut juga menjadi jembatan antara dunia pendidikan dengan dunia profesional.
“Universitas tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang memiliki ijazah. Kita ingin melahirkan lulusan yang memiliki kompetensi, karakter, integritas, kemampuan beradaptasi, dan kesiapan menghadapi perubahan dunia kerja,” ujar Triyo.
Karena itu, Triyo meminta mahasiswa dan alumni tidak datang ke Job Fair dengan orientasi sekadar mendapatkan pekerjaan.
“Jangan datang ke Job Fair hanya untuk mencari pekerjaan. Datanglah untuk menemukan peluang, membangun jejaring, mengenali kebutuhan dunia kerja, dan mempersiapkan diri menjadi profesional yang unggul,” katanya.
Menurut Triyo, mahasiswa perlu menjadikan setiap proses dalam Job Fair sebagai pengalaman untuk meningkatkan kesiapan memasuki dunia profesional. Termasuk ketika belum berhasil mendapatkan pekerjaan dalam kesempatan pertama.
“Jangan takut apabila hari ini belum mendapatkan pekerjaan. Jadikan setiap proses sebagai pembelajaran,” tuturnya.
Ia juga mendorong mahasiswa dan alumni terus memperbaiki curriculum vitae (CV), meningkatkan kompetensi, menguasai teknologi, memperkuat kemampuan komunikasi dan bahasa asing, serta menjaga akhlak dan integritas.
“Yang tidak kalah penting adalah akhlak serta integritas,” tegasnya.
Triyo menambahkan, pendidikan di UIN Malang tidak hanya diarahkan untuk mencetak lulusan yang mampu bersaing di dunia kerja, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat.
Dalam perspektif pendidikan Ulul Albab, kata dia, keberhasilan seorang lulusan tidak hanya dilihat dari posisi yang diperoleh di dunia profesional, tetapi juga dari kontribusi yang mampu diberikan kepada masyarakat.
“Sebab dalam perspektif pendidikan Ulul Albab, keberhasilan seorang lulusan tidak hanya diukur dari seberapa tinggi posisi yang diperoleh, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Job Fair menjadi salah satu rangkaian Dies Maulidiyah ke-65 atau Lustrum XIII UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang diarahkan untuk memperkuat hubungan kampus dengan dunia usaha dan dunia industri, sekaligus memperluas akses mahasiswa dan alumni terhadap informasi serta peluang karier. ( Eno)
