Dari Kampus 3 UIN Malang, Mega Putih Siapkan Langkah ke Thailand

2040215_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Lembaga Semi Otonom (LSO) Mega Putih Outbound Provider Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tak sekadar menempati kantor baru.

 

Dari ruang baru di lantai 3 Gedung Rho’, Kampus 3, organisasi mahasiswa ini mulai mendorong kiprah yang lebih luas hingga ke panggung internasional.

 

Langkah itu ditandai dengan keberangkatan Direktur Mega Putih Outbound Provider, Arifah Aisy Mu’afiy, untuk mengikuti Global Teaching Program Cultural Exchange di Thailand sebagai relawan pengajar di bawah naungan Yayasan Nada Global Initiative.

Arifah akan terlibat dalam kegiatan pendidikan di Songserm Sasana Vitaya School, Hat Yai District, Songkhla, Thailand. Ia mendapat peran menyiapkan dan memfasilitasi ice breaking, permainan edukatif, serta aktivitas outbound bagi peserta didik.

Kiprah tersebut menjadi bagian dari upaya Mega Putih membawa pengalaman dan kapasitas mahasiswa Fakultas Psikologi ke ruang pendidikan lintas budaya.

“Partisipasi Arifah Aisy Mu’afiy dalam Global Teaching Program Cultural Exchange di Thailand merupakan kebanggaan bagi Mega Putih Outbound Provider. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membawa nama baik Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Mega Putih Outbound Provider ke tingkat internasional,” kata Pembina Mega Putih Outbound Provider, Aprilia Mega Rosdiana.

Kantor Baru, Bukan Sekadar Ruang Organisasi

Momentum internasional itu berlangsung bersamaan dengan penguatan basis organisasi di dalam kampus. Mega Putih menggelar tasyakuran atas kantor barunya di Gedung Rho’, Jumat (11/9/2026).

Kantor tersebut hadir seiring perpindahan aktivitas Fakultas Psikologi ke Kampus 3 UIN Malang. Ruang baru itu diharapkan menjadi pusat koordinasi sekaligus tempat mahasiswa mengembangkan kreativitas, kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan bekerja dalam tim.

Aprilia menegaskan kantor baru tidak boleh berhenti sebagai ruang berkumpul ataupun tempat menjalankan administrasi.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas dukungan pimpinan Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Kehadiran kantor baru ini semoga menjadi energi baru bagi LSO Mega Putih Outbound Provider untuk terus aktif, produktif, dan memberikan kontribusi yang positif serta membanggakan bagi Fakultas Psikologi,” ujarnya.

Tasyakuran tersebut dihadiri Dewan

Penasehat Pengurus Organisasi LSO Outbound, Kak Ali dan Kak Ikhsan, serta dosen Fakultas Psikologi Abdul Hamid Cholili.
Didorong Melahirkan Buku
Abdul Hamid tidak hanya memberikan dukungan moral.

 

Ia mendorong pengurus Mega Putih menghasilkan produk intelektual yang dapat menjadi identitas sekaligus warisan pengetahuan organisasi.

Salah satu gagasannya adalah menyusun buku panduan fasilitator atau trainer yang berisi berbagai permainan outbound.

Buku itu diharapkan menjadi dokumentasi sekaligus pedoman bagi anggota dan fasilitator dalam merancang ice breaking, permainan kelompok, simulasi kerja sama, hingga kegiatan outbound yang aman dan memiliki tujuan pembelajaran.

Bagi Mega Putih, outbound bukan sekadar aktivitas permainan. Kegiatan itu diposisikan sebagai media pembelajaran untuk membangun karakter, meningkatkan kepercayaan diri, melatih kepemimpinan, memperkuat kerja sama, serta mengasah kemampuan memecahkan masalah.

Dengan kantor baru, dukungan fakultas, penguatan kapasitas organisasi, dan pengalaman internasional anggotanya, Mega Putih Outbound Provider menempatkan pengembangan mahasiswa sebagai pijakan utama untuk memperluas kontribusi—dari Kampus 3 UIN Malang hingga ruang pendidikan lintas negara. ( Eno).