Nurochman: Purnawirawan Jangan Berhenti Mengabdi, Masuk Sekolah Edukasi Generasi Muda
Batu | Serulingmedia.com – Purna tugas bukan akhir pengabdian. Pesan itu mengemuka dalam tasyakuran HUT ke-67 Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) dan HUT ke-48 Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Kota Batu, Rabu (16/9/2026).

Wali Kota Batu Nurochman mendorong para purnawirawan tidak hanya hadir dalam kegiatan organisasi, tetapi ikut masuk ke lingkungan sekolah untuk menularkan pengalaman perjuangan, nasionalisme dan patriotisme kepada generasi muda.
“Kalau perlu ada kegiatan di sekolah, para purnawirawan juga hadir memberikan motivasi dan edukasi,” kata Nurochman dalam acara yang digelar di Gedung PEPABRI Kota Batu tersebut.
Menurut Nurochman, generasi muda saat ini tidak mengalami langsung masa-masa sulit dan perjuangan yang membentuk perjalanan bangsa Indonesia.

Karena itu, pengalaman sejarah para purnawirawan dinilai penting untuk diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ia menyebut program praktisi mengajar dapat menjadi salah satu ruang untuk menghadirkan pengalaman tersebut di tengah pelajar.
“Informasi perjuangan-perjuangan itu supaya menjadi satu nilai yang tetap diketahui dan dipahami oleh anak-anak,” ujarnya.
Nurochman mengatakan, Indonesia yang dinikmati generasi sekarang merupakan hasil dari perjalanan panjang dan perjuangan banyak pihak, termasuk para purnawirawan.
Karena itu, ia menegaskan masa purna tugas tidak identik dengan berhentinya pengabdian.
“Seragam boleh berganti, tugas kedinasan boleh selesai, tetapi nilai pengabdian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kecintaan kita kepada bangsa Indonesia tentu tetap dapat menjadi teladan bagi generasi berikutnya,” katanya.
Bukan Sekadar Seremonial
Mengusung tema “Menguatkan API Perjuangan dan Persatuan Bangsa”, peringatan HUT PEPABRI dan FKPPI tersebut juga menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara organisasi purnawirawan, generasi penerus dan pemerintah daerah.
Nurochman berharap hubungan Pemkot Batu dengan PEPABRI dan FKPPI tidak berhenti pada seremoni.
“Kami berharap kolaborasi yang ada di PEPABRI dengan FKPPI ini tidak sekadar formalitas,” katanya.
Ia bahkan membuka ruang bagi para purnawirawan untuk memberikan saran, nasihat maupun koreksi terhadap kebijakan pemerintah.
Menurut dia, masukan dari generasi yang memiliki pengalaman sejarah tersebut diperlukan untuk menjaga kesinambungan pembangunan sekaligus memastikan nilai-nilai kebangsaan tetap hidup di masyarakat.
Nurochman juga berharap PEPABRI dan FKPPI terus menjadi kekuatan masyarakat dalam menjaga kerukunan dan persatuan di Kota Batu.
“Kota Batu hari ini merasa nyaman dan harmonis karena kita semuanya rukun, karena kita semuanya harmonis dalam menjalankan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
FKPPI Perluas Organisasi

Ketua FKPPI Kota Batu Didik Makhmud mengatakan, peringatan HUT tahun ini digelar melalui kolaborasi bersama para senior di PEPABRI. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang mempererat silaturahmi.
“Kolaborasi tahun ini kami mengadakan ulang tahun bersama senior-senior dari PEPABRI. Ini untuk menambah dan mempererat tali silaturahmi,” kata Didik.
Penguatan organisasi juga dilakukan melalui pembentukan Rayon FKPPI Kecamatan Junrejo. Selanjutnya, FKPPI Kota Batu akan menyusul membentuk rayon di Kecamatan Batu dan Bumiaji.
Menurut Didik, penguatan struktur tersebut diperlukan agar FKPPI tidak hanya aktif di internal organisasi, tetapi mampu mengambil peran langsung di tengah masyarakat.
FKPPI juga mendorong generasi muda untuk meneruskan cita-cita para pejuang melalui kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Sejumlah kegiatan telah dilakukan dalam rangkaian HUT, antara lain gerak jalan dan tabur bunga yang digelar bersama panitia PEPABRI.
FKPPI Kota Batu juga merencanakan silaturahmi dengan tokoh-tokoh masyarakat di tiga kecamatan.
Bagi Nurochman, momentum HUT PEPABRI dan FKPPI bukan hanya tentang bertambahnya usia organisasi. Lebih jauh, peringatan tersebut menjadi pengingat bahwa pengabdian dapat berganti bentuk, tetapi nilai perjuangan tidak semestinya berhenti bersama berakhirnya masa dinas.( Eno).
