Rakernas PIISEI di Bogor Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Ekonomi
Bogor | Serulingmedia.com – Persatuan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) memperkuat konsolidasi organisasi untuk meningkatkan peran perempuan dalam keluarga, masyarakat, pendidikan, dan pembangunan ekonomi nasional.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PIISEI yang digelar di Bogor, Jawa Barat, pada 26–28 Agustus 2026.
Rakernas menjadi momentum penting bagi PIISEI untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengevaluasi perjalanan organisasi selama satu tahun terakhir.
Forum ini juga menjadi ruang untuk menyusun langkah strategis menghadapi dinamika sosial dan ekonomi yang terus berkembang.
Ketua dan anggota PIISEI dari berbagai daerah hadir membawa pengalaman serta program masing-masing. Pertemuan tersebut tidak hanya membicarakan agenda internal organisasi, tetapi juga bagaimana PIISEI dapat memperbesar kontribusinya bagi masyarakat.
Di tengah perubahan ekonomi yang berlangsung cepat, organisasi perempuan dinilai memiliki posisi strategis. Keluarga sebagai lingkungan pertama pendidikan ekonomi dan karakter menjadi salah satu ruang penting yang dapat diperkuat melalui kiprah anggota PIISEI.
Karena itu, keberadaan PIISEI diharapkan tidak berhenti sebagai organisasi pendamping keluarga sarjana ekonomi.
Organisasi ini dituntut mampu menjadi wadah perempuan untuk berkolaborasi, bertukar gagasan, sekaligus melahirkan kegiatan yang memiliki dampak sosial.
Rangkaian kegiatan Rakernas juga diisi dengan Ladies Program. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada anggota dari berbagai daerah untuk membangun komunikasi yang lebih dekat, berbagi pengalaman, dan memperluas jejaring.
PIISEI Makassar Paparkan Program
PIISEI Makassar turut mengambil bagian dalam Rakernas Nasional tersebut.
Delegasi PIISEI Makassar terdiri atas Sri Lestari Rahman, Dewi Razak, dan Rapiana Arifudin.
Dalam forum itu, Sri Lestari Rahman mendapat kesempatan menyampaikan pemaparan mengenai program dan kegiatan PIISEI Makassar yang telah dilaksanakan selama satu tahun terakhir.
Pemaparan tersebut menjadi bagian penting dalam forum Rakernas karena memperlihatkan bagaimana PIISEI di daerah menerjemahkan semangat organisasi ke dalam kegiatan konkret.
Berbagai kegiatan yang dilaksanakan PIISEI Makassar menjadi gambaran bahwa organisasi terus bergerak dan berusaha memberikan manfaat, baik untuk anggota maupun masyarakat.
Sri Lestari menekankan pentingnya menjaga kebersamaan sekaligus memperkuat kolaborasi antaranggota.
“PIISEI bukan hanya ruang untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga wadah bagi perempuan untuk berkarya dan memberikan kontribusi nyata. Setiap program yang kita jalankan harus memberikan manfaat bagi anggota, keluarga, dan masyarakat.”
Menurutnya, kekuatan PIISEI berada pada jaringan perempuan yang tersebar di berbagai daerah. Perbedaan pengalaman dan latar belakang justru dapat menjadi modal untuk saling belajar dan melahirkan inovasi.
“Kita memiliki kekuatan pada kebersamaan. Ketika pengalaman dan potensi perempuan dari berbagai daerah dipertemukan, akan lahir kolaborasi yang lebih besar dan program yang semakin bermanfaat.”
Kehadiran PIISEI Makassar dalam Rakernas juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan capaian organisasi sekaligus mendapatkan masukan dari daerah lain.
Forum nasional tersebut membuka ruang pertukaran pengalaman. Program yang berhasil dijalankan di satu daerah dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain, sementara berbagai tantangan yang dihadapi dapat dibahas secara bersama-sama.
Tak Cukup Berhenti pada Seremonial
Rakernas PIISEI di Bogor juga membawa pesan bahwa organisasi perempuan tidak boleh terjebak pada kegiatan seremonial.
Program kerja harus mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi keluarga dan masyarakat. Pendidikan, pemberdayaan, ekonomi keluarga, kepedulian sosial, dan penguatan jejaring menjadi sejumlah ruang yang dapat dikembangkan.
Dalam konteks pembangunan ekonomi, perempuan memiliki peran penting. Keputusan ekonomi di tingkat keluarga, pendidikan anak, pengelolaan sumber daya rumah tangga, hingga keterlibatan dalam kegiatan sosial merupakan bagian dari ekosistem ekonomi yang tidak dapat dipisahkan.
Karena itu, PIISEI memiliki peluang untuk memperkuat kontribusinya melalui program yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Bagi PIISEI Makassar, hasil Rakernas menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk mengembangkan program pada periode berikutnya.
Sri Lestari bersama delegasi PIISEI Makassar membawa semangat agar organisasi terus bergerak dari sekadar kebersamaan menuju kerja kolaboratif yang menghasilkan manfaat.
“Yang terpenting adalah bagaimana kebersamaan ini diterjemahkan menjadi karya. Kita ingin PIISEI hadir dengan program yang inovatif, bermanfaat, dan benar-benar dirasakan masyarakat.”
Rakernas Bogor akhirnya bukan sekadar agenda tahunan organisasi. Pertemuan tersebut menjadi ruang konsolidasi perempuan dari berbagai daerah untuk menyatukan gagasan dan memperkuat kontribusi terhadap keluarga serta masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, PIISEI diharapkan mampu menghadirkan program yang semakin inovatif, relevan dengan kebutuhan zaman, dan memiliki dampak yang lebih luas.
PIISEI Makassar pun meneguhkan komitmennya untuk terus bergerak bersama dalam membangun organisasi dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Bersama, Berkarya, dan Berkontribusi.( Yahya Patta / Buang Supeno).






