HAN 2026 Jeneponto: Sekda Aspa Muji Tegaskan Anak Bukan Sekadar Seremoni

1920318_11zon

Jeneponto | Serulingmedia.com — Pemerintah Kabupaten Jeneponto menegaskan komitmennya memperkuat perlindungan dan pemenuhan hak anak melalui Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kabupaten Jeneponto Tahun 2026.

 

Kegiatan mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi & Bangun Masa Depan” dan berlangsung di Aula Kalabbirang Rumah Jabatan Bupati Jeneponto, Senin (24/8/2026).

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si., hadir sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut.

 

Ia menegaskan, HAN tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi harus menjadi momentum memperkuat tanggung jawab bersama terhadap masa depan anak.

 

“Marilah kita bersama-sama menyayangi dan melindungi anak-anak kita serta memberikan ruang bagi mereka untuk tumbuh, berkembang dan mengembangkan potensi yang dimiliki. Anak-anak adalah generasi penerus dan masa depan kita,” ujar Aspa Muji.

Menurutnya, perlindungan anak membutuhkan keterlibatan pemerintah, keluarga, masyarakat, dunia pendidikan, serta seluruh pemangku kepentingan.

 

Anak, kata dia, harus tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, nyaman, dan penuh kasih sayang.

“Menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan mereka mendapatkan kesempatan yang baik dalam tumbuh dan berkembang,” katanya.

Kegiatan HAN 2026 tersebut diikuti sekitar 200 peserta dan tamu undangan. Hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto sekaligus Bunda Forum Anak Jeneponto, Hj. Salmawati Paris, SE., Wakil Ketua TP PKK Hj. Yuristita Islam, S.H., M.H., Ketua Gugah Nurani Indonesia (GNI) Edwardus Ada, para kepala OPD, serta sejumlah undangan.

Ketua GNI Edwardus Ada menekankan pentingnya menghadirkan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

 

Menurutnya, anak tidak hanya membutuhkan perlindungan, tetapi juga ruang untuk mengembangkan potensi dan kreativitas.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Jeneponto, Dr. Farida Mappatunru, S.P., M.Si., menyebut sejumlah kegiatan telah digelar untuk memeriahkan HAN 2026.

 

Kegiatan tersebut meliputi lomba mewarnai, kuis Ranking Satu, drama musikal, dan lomba poster.

 

Rangkaian kegiatan itu menjadi ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan kreativitas sekaligus membangun kepercayaan diri.
Ketua TP PKK Jeneponto, Hj. Salmawati Paris, mengajak Forum Anak Jeneponto lebih aktif menyuarakan aspirasi anak.

 

Ia berharap forum tersebut mampu menjadi wadah bagi anak-anak untuk menyampaikan kebutuhan, harapan, dan pandangan mereka.

Pesan tersebut kemudian diwujudkan melalui pembacaan Suara Anak Kabupaten Jeneponto oleh Duta Anak Kabupaten Jeneponto Tahun 2026.

 

Aspirasi tersebut menjadi bagian penting dari peringatan HAN karena memberikan ruang langsung bagi anak untuk berbicara mengenai kehidupan dan masa depan mereka.

 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman serta penyerahan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba HAN 2026 dan ditutup dengan foto bersama.

 

Peringatan HAN 2026 menjadi penegasan bahwa pembangunan sumber daya manusia di Jeneponto tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penciptaan lingkungan yang ramah anak.

 

Pemerintah Kabupaten Jeneponto menempatkan perlindungan, pemenuhan hak, dan pemberian ruang tumbuh bagi anak sebagai bagian penting dalam menyiapkan generasi yang berkualitas dan berdaya saing.( Yahya Patta/Buang Supeno).