TNI AD Siapkan Jembatan Penghubung Samataring–Tolo Timur, Akses Warga Kelara Segera Terbuka

Screenshot_2026-06-13-16-33-42-156_com.whatsapp-edit

Jeneponto | Serulingmedia.com –Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur kembali ditunjukkan di Kabupaten Jeneponto.

 

Kodim 1425/Jeneponto bersama Zidam XIV/Hasanuddin mulai mematangkan persiapan pembangunan jembatan yang akan menghubungkan Desa Samataring dengan Kelurahan Tolo Timur, Kecamatan Kelara.

 

Tahap awal itu ditandai dengan peninjauan lokasi sasaran pembangunan yang dilakukan pada Sabtu (13/6/2026).

 

Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kodim 1425/Jeneponto, Lettu Cba Hasanuddin, mendampingi Kapten Czi Bahtiar dari Zidam XIV/Hasanuddin untuk memastikan kesiapan lapangan sebelum pekerjaan fisik dimulai.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jeneponto, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Samataring, anggota Staf Teritorial Kodim 1425/Jeneponto, Babinsa Kelurahan Tolo Timur, Babinsa Desa Samataring, serta Kepala Dusun Samataring.

 

Kehadiran berbagai unsur itu menjadi wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyukseskan program pembangunan yang direncanakan TNI Angkatan Darat.

Dalam peninjauan tersebut, tim melakukan pengecekan kondisi medan, titik koordinat pembangunan, hingga aspek teknis lainnya yang dibutuhkan.

 

Langkah tersebut dinilai krusial untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan serta meminimalkan potensi kendala di lapangan.

 

Kapten Czi Bahtiar menegaskan bahwa survei lapangan merupakan tahapan penting sebelum pembangunan dilaksanakan.

 

“Kami ingin memastikan seluruh data dan kondisi di lapangan sesuai dengan perencanaan. Dengan peninjauan ini, berbagai kendala yang mungkin muncul dapat diidentifikasi lebih awal sehingga proses pembangunan nantinya dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar aktivitas masyarakat.

 

“Jembatan ini nantinya diharapkan menjadi sarana yang mampu mendukung mobilitas warga, mempercepat akses ekonomi, pendidikan maupun pelayanan sosial. Karena itu, sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar program ini dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.

 

Sementara itu, Lettu Cba Hasanuddin menyebut keberadaan jembatan penghubung Samataring–Tolo Timur sudah lama dinantikan warga karena akan menjawab keterbatasan akses yang selama ini dihadapi masyarakat.

“Kodim 1425/Jeneponto siap mendukung seluruh tahapan yang diperlukan dalam pelaksanaan program pembangunan ini. Kehadiran jembatan nantinya diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua wilayah,” katanya.

 

Menurutnya, koordinasi yang solid antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan.

“Kami berharap seluruh proses dapat berjalan lancar sesuai rencana. Dengan dukungan semua pihak, pembangunan jembatan ini dapat segera terealisasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Samataring maupun Kelurahan Tolo Timur,” pungkasnya.

 

Melalui peninjauan awal tersebut, pembangunan jembatan program TNI Angkatan Darat diharapkan segera memasuki tahap pelaksanaan.

 

Kehadiran jembatan penghubung Samataring–Tolo Timur diyakini akan menjadi solusi strategis untuk memperlancar akses transportasi, memperkuat konektivitas wilayah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kecamatan Kelara.( Yah/Eno).