UIN Malang gelar International Public Lecture Tekankan Kolaborasi Global dan Moderasi Beragama

1559448_11zon

Malang | Serulingmedia.com — Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan kiprahnya di kancah internasional melalui penyelenggaraan International Public Lecture yang mengangkat tema “Advancing Islamic Scholarship and Religious Moderation for Sustainable Global Impact: Research, Community Service, and Publication Collaboration” di Ruang Rapat Rektorat Lantai 3, Rabu (10/6/2026).

 

Kegiatan yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Malang tersebut dihadiri seluruh kepala pusat studi, dosen, peneliti, mahasiswa pascasarjana, serta akademisi dari berbagai fakultas.

 

Forum ini menjadi wadah penguatan jejaring akademik internasional sekaligus ruang bertukar gagasan terkait pengembangan studi Islam yang moderat dan berdaya saing global.

 

Dua narasumber hadir dalam kuliah umum internasional tersebut, yakni Director Oman Research and Studies Centre Malaysia, Prof. Dr. Rahmah Binti Ahmad H. Osman, serta Kepala LPPM UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. K.H. Isroqunnajah, M.Ag.

 

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Rahmah menegaskan bahwa perguruan tinggi Islam memiliki tanggung jawab strategis dalam membangun narasi keagamaan yang damai, inklusif, dan mampu menjawab tantangan masyarakat dunia.

 

Menurutnya, kolaborasi lintas negara dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta publikasi ilmiah menjadi instrumen penting untuk memperkuat kontribusi keilmuan Islam terhadap peradaban global.

 

“Perguruan tinggi Islam memiliki tanggung jawab besar dalam menghadirkan narasi keagamaan yang moderat, inklusif, dan mampu menjawab tantangan masyarakat global. Karena itu, kolaborasi akademik internasional perlu terus diperluas,” ujarnya.

 

Sementara itu, Dr. K.H. Isroqunnajah menekankan pentingnya membangun budaya riset yang kuat di lingkungan perguruan tinggi Islam. Menurutnya, hasil penelitian tidak hanya harus memenuhi standar akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Ia menjelaskan bahwa integrasi antara penelitian, pengabdian masyarakat, dan publikasi ilmiah merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang perlu diperkuat melalui kemitraan strategis dengan berbagai institusi, baik nasional maupun internasional.

 

Diskusi yang berlangsung setelah sesi pemaparan materi berjalan dinamis. Para peserta aktif mengajukan pertanyaan mengenai pengembangan moderasi beragama, strategi meningkatkan publikasi pada jurnal bereputasi internasional, hingga peluang kerja sama riset antara perguruan tinggi Indonesia dan Malaysia.

 

Melalui kegiatan ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap dapat memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus mempertegas perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan moderasi beragama.

 

International Public Lecture tersebut juga menjadi bukti komitmen UIN Malang untuk terus memperluas kolaborasi global dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi ilmiah guna mewujudkan kampus bereputasi dunia yang berlandaskan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. ( Eno).