Ryan Basith Fasih Khan Dorong Mahasiswa UIN Malang Kuasai Excel untuk Hadapi Dunia Kerja Digital
Malang | Serulingmedia.com – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui kegiatan MOSPRO 2026 menghadirkan Ryan Basith Fasih Khan, S.E., M.M. sebagai pemateri utama dalam pelatihan Microsoft Excel yang berlangsung di Auditorium Fakultas Ekonomi lantai 3 UIN Malang, Sabtu (23/5/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat pentingnya kemampuan pengolahan data sebagai bekal menghadapi kebutuhan dunia kerja di era digital. Pelatihan diikuti mahasiswa dengan antusias sebagai upaya meningkatkan kompetensi teknologi dan analisis data.
Moderator kegiatan, Nafisa Zahra Najuwa, menyampaikan bahwa keterampilan Microsoft Excel saat ini tidak lagi sekadar menjadi penunjang aktivitas organisasi, namun telah menjadi kemampuan dasar yang wajib dimiliki di dunia profesional.
Ia juga memperkenalkan Ryan Basith Fasih Khan sebagai dosen Manajemen UIN Malang sekaligus alumni Manajemen UIN Malang yang aktif dalam bidang pengolahan data dan manajemen.
Dalam pemaparannya, Ryan Basith menjelaskan bahwa Microsoft Excel bukan hanya alat pengolah angka, melainkan media untuk menggambarkan, mengolah, dan memvisualisasikan data secara efektif dan sistematis.
Menurutnya, kemampuan data analysis tetap menjadi keterampilan penting di tengah perkembangan artificial intelligence (AI) yang semakin pesat.
“AI tetap membutuhkan manusia yang mampu membaca pola, memahami logika data, dan mengambil keputusan berdasarkan hasil analisis,” ujar Ryan Basith di hadapan peserta pelatihan.
Pada sesi praktik, peserta diajak melakukan simulasi pengolahan data karyawan menggunakan pendekatan manajemen sumber daya manusia. Mahasiswa mempelajari logika dasar membaca data, evaluasi karyawan, hingga hubungan antara masa kerja, pelatihan, dan pengembangan kompetensi pegawai dalam perusahaan.
Ryan Basith juga menekankan pentingnya ketelitian dalam membaca dan memahami pola data sebelum melakukan analisis lebih lanjut. Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi salah satu kebutuhan utama perusahaan agar informasi dapat disajikan secara jelas, tepat, dan mudah dipahami.
Di akhir sesi, peserta diberikan motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan digital dan tidak takut mempelajari hal baru di bidang pengolahan data.
Melalui pelatihan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan Microsoft Excel secara maksimal sebagai bekal menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi digital.( Eno)






