Desa Tulungrejo Batu Raih Juara Nasional Paritrana Award 2025, DPRD Soroti Inovasi Perlindungan Warga

1_11zon

Batu I Serulingmedia.com – Desa Tulungrejo mencatat prestasi nasional dengan meraih Juara Pertama Paritrana Award 2025 tingkat nasional. Penghargaan tersebut diberikan atas keberhasilan desa dalam membangun sistem perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi perangkat desa, RT, hingga pekerja rentan melalui pemanfaatan dana desa dan pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Penghargaan diterima langsung Kepala Desa Tulungrejo, Suliono alias Ki Klungsu dari Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Muhaimin Iskandar, di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Anggota DPRD Kota Batu, Didik Machmud, memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, Desa Tulungrejo berhasil menghadirkan kebijakan yang berpihak langsung kepada masyarakat melalui program perlindungan sosial ketenagakerjaan.

“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Desa Tulungrejo, Pak Suliono, yang memiliki perhatian luar biasa kepada masyarakat. Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan diberikan mulai perangkat desa, RT hingga pekerja rentan. Ini merupakan inisiatif dan inovasi yang sangat baik,” kata Didik Machmud di Batu, Jumat (8/5/2026).

Ia menilai kebijakan tersebut menjadi bukti bahwa dana desa dan alokasi dana desa (ADD) dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk pembangunan fisik, tetapi juga untuk perlindungan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Didik, program perlindungan sosial yang dijalankan Pemerintah Desa Tulungrejo juga menjadi bentuk kepedulian dan penghargaan terhadap seluruh unsur yang ikut membangun desa, terutama para pekerja dan masyarakat rentan yang selama ini menjadi bagian penting penggerak ekonomi desa.

“Ini bentuk penghargaan kepada para pekerja dan unsur masyarakat yang ikut membangun desa. Mereka mendapat perlindungan dan perhatian dari pemerintah desa,” ujarnya.

Keberhasilan Desa Tulungrejo juga didukung pengelolaan BUMDes yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Pemanfaatan anggaran desa yang tepat sasaran dinilai membuat masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah desa.

“Pemanfaatan dana desa dan BUMDes di Tulungrejo mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehidupan warga mendapat perhatian lebih dan ini layak menjadi contoh bagi desa lain,” katanya.

Prestasi Desa Tulungrejo dinilai bukan sekadar kemenangan administratif dalam ajang penghargaan, melainkan simbol keberhasilan desa menjadi pusat perlindungan sosial di tingkat akar rumput.

Di tengah tantangan ekonomi dan meningkatnya risiko ketenagakerjaan, desa tersebut dianggap mampu menghadirkan kebijakan konkret yang melindungi masyarakat dari risiko sosial dan ekonomi.

Didik Machmud menambahkan, berbagai prestasi yang diraih Desa Tulungrejo, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional, telah membawa nama baik Kota Batu. Karena itu, ia berharap Pemerintah Kota Batu memberikan perhatian lebih terhadap desa-desa berprestasi yang mampu menghadirkan inovasi untuk masyarakat.

“Desa Tulungrejo sudah banyak mengukir prestasi dan membawa nama baik daerah. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi bagi desa lain untuk terus berinovasi sesuai kemampuan masing-masing,” katanya.

Paritrana Award merupakan penghargaan nasional yang diberikan kepada pemerintah daerah dan desa yang dinilai berhasil mendukung pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat dan pekerja rentan. ( Eno)