PAD Desa Tulungrejo Meningkat, 2.600 Paket Sembako Dibagikan kepada Warga di Malam 21 Ramadhan

1140129_11zon

Batu | Serulingmedia.com – Pendapatan Asli Desa (PAD) Desa Tulungrejo mulai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu memanfaatkan peningkatan PAD desa dengan membagikan 2.600 paket sembako kepada warga pada malam ke-21 Ramadhan 1447 H, Rabu (11/3/2026).

 

Program berbagi di bulan suci tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Desa Tulungrejo, Suliono. Bantuan sosial ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah desa untuk mengembalikan hasil pendapatan desa kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

Total nilai bantuan yang disalurkan mencapai sekitar Rp260 juta dan diberikan kepada warga di berbagai dusun di Desa Tulungrejo.

 

Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, mengungkapkan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting karena desa mulai mampu menyisihkan anggaran dari PAD desa untuk membantu perekonomian masyarakat.

“Alhamdulillah tahun ini kami bisa memberikan bantuan untuk sementara berupa sembako kepada warga. Ini adalah langkah awal desa untuk hadir membantu masyarakat,” ujar Suliono.

 

Ia menjelaskan bahwa ke depan pemerintah desa berencana memperluas program bantuan sosial dengan memanfaatkan PAD desa yang terus berkembang.

 

Beberapa program yang sedang dipersiapkan antara lain pemberian perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan di Desa Tulungrejo, beasiswa bagi warga kurang mampu, serta bantuan bagi masyarakat yang sedang sakit.

 

“Ke depan kami ingin PAD desa benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk berbagai program kesejahteraan,” jelasnya.

 

Kebahagiaan atas bantuan tersebut dirasakan oleh warga penerima. Salah satunya Siti (70), warga RT 1 RW 15 Dusun Wonorejo, Coban Talun, yang mengaku sangat bersyukur menerima bantuan sembako dari pemerintah desa.

“Maturnuwun Pak Kades atas bantuannya. Semoga tahun depan ada lagi bantuan seperti ini,” ungkap Bu Siti dengan penuh haru.

 

Ia mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi warga, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

 

Suliono pun menegaskan bahwa kegiatan berbagi pada bulan Ramadhan ini diharapkan dapat menjadi program rutin desa.

 

Bahkan ia berjanji pada tahun mendatang jumlah bantuan akan ditingkatkan agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.

 

Melalui program ini, Pemerintah Desa Tulungrejo ingin menunjukkan bahwa pengelolaan PAD desa tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan kesejahteraan dan kepedulian sosial masyarakat.( Eno).