Mantan Wartawan dan Pengacara Muda Suwito SH.MH. Kembalikan Formulir Pencalonan Wakil Walikota Batu 2024
Batu | serulingmedia.com- Suwito SH.MH, mantan wartawan dan pengacara muda, mengembalikan formulir pencalonannya sebagai Calon Wakil Walikota Batu 2024 kepada panitia 9 DPC PDIP Batu, pada hari Jum’at (24/5/2024).
Prosesi pengembalian formulir tersebut dilaksanakan pada pukul 13.00, sebuah waktu yang dipilih dengan penuh kehati-hatian dan keyakinan.
Suwito memilih waktu hari Jum’at Legi, pukul 13.00, karena dianggap sebagai hari baik yang diyakini membawa berkah.
Keputusannya untuk memilih waktu pengembalian formulir yang dipercayainya membawa berkah menunjukkan bagaimana Suwito menghargai nilai-nilai budaya dan spiritualitas dalam setiap langkahnya.
Hal ini juga mencerminkan komitmennya untuk selalu mempertimbangkan aspek-aspek baik dalam setiap keputusan penting.
“Sengaja kami memilih hari Jum’at Legi pukul 13.00 karena hari baik dan membawa berkah, semoga rekom DPP bisa turun ke kami,” ungkap Suwito yang datang ke kantor DPC PDIP Batu dengan mengendarai motor besar.
Sebagai seorang calon Wakil Walikota, Suwito tidak hanya memperhatikan aspek-aspek simbolik dalam langkah pencalonannya, tetapi juga telah mempersiapkan konsep dan program yang jelas jika nanti mendapatkan rekomendasi.

Salah satu fokus utama Suwito adalah mendukung program calon walikota dalam meningkatkan kegiatan kepariwisataan di Batu.
Pariwisata menjadi salah satu sektor penting yang diharapkan dapat mendongkrak perekonomian kota.
Selain itu, Suwito juga berkomitmen untuk mempercepat proses perizinan yang selama ini dianggap lambat dan bertele-tele.
“Jika selama ini proses perijinan agak lama dan bertele-tele, jika mendapat rekom akan saya percepat segala perijinan sehingga masyarakat yang ingin berinvestasi lebih mudah.” Tegas Suwito kepada awak media.
Dari langkah yang diambilnya ini, terlihat bahwa Suwito memiliki visi yang jelas dan berorientasi pada perubahan positif di Kota Batu. Upaya mempercepat proses perizinan tidak hanya akan mempermudah investasi, tetapi juga menunjukkan komitmen Suwito dalam menciptakan iklim bisnis yang kondusif dan ramah bagi para investor.
Suwito menjelaskan langkahnya untuk terjun ke dunia politik bukanlah hal yang mudah. Dengan latar belakang sebagai wartawan dan pengacara, ia membawa perspektif unik yang menggabungkan kepekaan terhadap isu-isu sosial dengan kemampuan analitis yang tajam.
Sebagai seorang pengacara, Suwito telah terbiasa dengan proses hukum dan birokrasi, sehingga ia paham betul tantangan yang dihadapi oleh masyarakat dan dunia usaha dalam hal perizinan.
Memasuki dunia politik bukanlah sebuah keputusan yang diambil dengan ringan. Langkah Suwito ke dunia politik tidak hanya mencerminkan keberaniannya, tetapi juga menunjukkan bagaimana pengalaman masa lalunya memberikan fondasi yang kuat untuk peran barunya sebagai seorang politisi.
Sebagai wartawan, Suwito telah mengasah kemampuan untuk memahami dan mengevaluasi isu-isu sosial secara mendalam. Profesi ini memberinya kesempatan untuk melihat langsung berbagai masalah yang dihadapi masyarakat, mulai dari ketidakadilan sosial hingga kebijakan publik yang kontroversial.
Pengalaman ini tidak hanya memberinya wawasan mendalam tentang isu-isu tersebut, tetapi juga kepekaan terhadap penderitaan dan kebutuhan masyarakat.
Dalam perannya sebagai wartawan, Suwito telah belajar mendengarkan suara-suara yang sering kali terpinggirkan dan mengangkat isu-isu yang mungkin tidak mendapat perhatian yang layak.
Di sisi lain, sebagai pengacara, Suwito telah mengembangkan kemampuan analitis yang tajam. Profesi hukum menuntut ketelitian, kemampuan berpikir kritis, dan keahlian dalam merancang argumen yang kuat. Sebagai pengacara, Suwito harus mampu memahami peraturan dan undang-undang yang kompleks, serta menerapkannya dalam konteks kasus yang nyata. Kemampuan ini sangat penting dalam dunia politik, di mana kebijakan harus dirancang dan diimplementasikan dengan cermat agar efektif dan sesuai dengan hukum.
Perpaduan antara kepekaan sosial dan kemampuan analitis inilah yang membuat Suwito unik dan mempersiapkannya untuk tantangan dalam dunia politik. Melalui pengalamannya sebagai wartawan, ia memahami betapa pentingnya mendengarkan dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Sementara itu, sebagai pengacara, ia memiliki alat untuk menerjemahkan kebutuhan tersebut ke dalam kebijakan yang konkret dan nyata.
Sementara itu Ketua Tim 9 DPC PDIP Batu, Simon Purwo Ali, menyampaikan hingga saat ini sudah ada enam calon walikota dan wakil walikota yang mengembalikan formulir pencalonan dari sembilan orang yang mendaftar. Mereka adalah Inol Ertadiansyah, Didik Gatot Subroto, Punjul Santoso, Krisdayanti, Bambang Ideal Loekito, dan Suwito. ( Eno ).






