Lomba RW Mandiri Sampah Kota Batu: Upaya Meningkatkan Kesadaran Pengelolaan Sampah di Tingkat Sumber
Batu | serulingmedia.com – Dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup 2024, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu menggelar lomba RW Mandiri inovatif Sampah.
Kepala DLH Kota Batu, Muji Dwi Leksono, mengungkapkan tujuan utama dari penyelenggaraan lomba ini adalah untuk meningkatkan partisipasi dan kesadaran warga dalam pengelolaan sampah dari sumbernya.
“Tujuan lomba ini adalah untuk menggairahkan warga dalam kepedulian mengelola sampah dari sumbernya,” ujar Muji Dwi Leksono di kantornya pada Selasa, ( 14/5/ 2024).
Kadis LH menekankan pentingnya keterlibatan RW dalam mengelola sampah sebagai bentuk pertumbuhan partisipasi warga.
“Keterlibatan RW dalam mengelola sampah merupakan bentuk tumbuh kembangnya tingkat partisipasi warga dalam mengola sampah di tingkat sumber sampah,” tambahnya.
Lomba ini melibatkan setiap desa dan kelurahan di Kota Batu, masing-masing menyertakan tiga wakil RW yang dianggap sudah mampu mengelola sampah secara mandiri, termasuk melakukan inovasi dalam pengelolaannya. Total ada 62 peserta yang akan berpartisipasi dalam lomba ini, mewakili 24 desa dan kelurahan di Kota Batu.
” Jadi ada 62 peserta dari 24 desa – kelurahan yang ada di Kota Batu, masing- masing menyertakan 3 wakil RW- nya,” lanjutnya.
Dijelaskan, pelaksanaan lomba dilakukan secara berjenjang. Pada tahap pertama, tim juri yang terdiri dari akademisi, pemerintah, dan tokoh masyarakat akan menilai aspek administrasi dan program yang dilakukan atau konsep RW dalam mengelola sampah.
Penilaian administrasi dan program ini berlangsung dalam minggu ini ( 13- 20 /5/2024 ) . Selanjutnya, pada minggu berikutnya, tim juri akan melakukan pengecekan lapangan untuk menilai pelaksanaan program di lapangan, apakah sudah sesuai dengan konsep yang diajukan.
Dari 62 peserta, menurut Muji, nantinya akan dipilih enam besar yang masuk ke babak Grand Final. Keenam RW terpilih ini akan melakukan presentasi di hadapan tim juri dan Pejabat Pemkot Batu.
” presentasi 6 RW dilakukan dihadapan PJ.Walikota Batu sebagai penggagas konsep dan pejabat lainnya dilingkup Pemkot Kota Batu serta Kepala desa dan Lurah ” lanjutnya.
Presentasi ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup, di mana pemenang lomba akan diumumkan dan diberikan hadiah berupa uang pembinaan serta piagam penghargaan.
Inisiatif lomba RW Mandiri Sampah ini diharapkan dapat mendorong inovasi dan kreativitas warga dalam mengelola sampah, sekaligus memperkuat komitmen kolektif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Dengan adanya lomba ini, DLH Kota Batu berharap agar kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah dapat meningkat secara signifikan, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi seluruh warga Kota Batu.
Inovasi seperti ini menunjukkan bahwa penanganan masalah lingkungan, terutama sampah, membutuhkan pendekatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Dengan mengikutsertakan RW dan memberikan ruang untuk berinovasi, DLH Kota Batu memberikan contoh konkret bagaimana kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat dapat menjadi kunci utama dalam mewujudkan kota Batu yang bersih dan ramah lingkungan.
Peran RW dalam mengelola sampah di Kota Batu sangat krusial dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Dengan berbagai inisiatif seperti edukasi, pengembangan bank sampah, gotong royong, dan pengawasan, RW dapat menjadi motor penggerak dalam upaya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Tantangan yang ada harus dihadapi dengan sinergi dan komitmen bersama antara RW, Pemerintah, dan Masyarakat. Hanya dengan kerja sama yang baik, Kota Batu dapat terhindar dari ancaman sampah dan terus mempertahankan keindahan serta kesejahteraan lingkungannya.( Eno ).






