487 Peserta Uji Kenaikan Tingkat Taekwondo UIN Malang

WhatsApp-Image-2026-09-17-at-8.14.36-AM-1536x864

Malang | Serulingmedia.com – Sebanyak 487 peserta menjalani Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Taekwondo di Aula Serbaguna Museum Brawijaya, Sabtu (12/9/2026).

 

Ujian tak hanya menguji ketepatan gerakan dan penguasaan teknik, tetapi juga menjadi tolok ukur disiplin, mental, ketekunan, dan sportivitas peserta.

 

Peserta terdiri atas mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan anggota Taekwondo dari berbagai ranting. Sebanyak 121 peserta di antaranya berasal dari ranting.

 

UKT menjadi bagian dari proses pembinaan untuk mengukur perkembangan kemampuan peserta berdasarkan tingkatan yang ditempuh. Setiap peserta menjalani evaluasi teknik dasar, ketepatan gerakan, keterampilan, kesiapan fisik, hingga mental menghadapi ujian.

Penguji UKT Periode II, Sabeum Andre Kurniawan, mengatakan kenaikan tingkat bukan sekadar soal memperoleh tingkatan baru.

“Ujian kenaikan tingkat bukan hanya tentang mendapatkan tingkatan baru, tetapi juga menjadi proses untuk mengukur sejauh mana kedisiplinan, ketekunan, dan kemampuan peserta dalam berlatih,” ujarnya.

Ia berharap peserta terus mengembangkan kemampuan dan menjadikan Taekwondo sebagai sarana membentuk karakter yang tangguh sekaligus berprestasi.

Bagi mahasiswa dan anggota UKM

 

Taekwondo UIN Malang, UKT menjadi ruang evaluasi atas proses latihan yang telah dijalani. Hasil ujian dapat menjadi pijakan untuk memperbaiki kemampuan yang masih kurang sebelum menghadapi jenjang berikutnya.

Ketua UKM Taekwondo UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Pandhu Syach Aryanto, turut mendukung pelaksanaan UKT sebagai bagian dari pembinaan dan pengembangan kemampuan anggota.

Dengan jumlah peserta mencapai 487 orang, pelaksanaan UKT menunjukkan bahwa pembinaan Taekwondo tidak berhenti pada kemampuan bertanding.

 

Disiplin, mental, tanggung jawab dan sportivitas menjadi bagian yang turut diuji dalam perjalanan peserta menuju tingkatan berikutnya.