UIN Malang Perdalam Kewirausahaan Digital di MABIMS 2026, Mahasiswa Belajar Bisnis Berbasis Media Sosial
Bandar Seri Begawan | Serulingmedia.com — Delegasi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Malang) memperdalam wawasan kewirausahaan digital pada hari kedua Bengkel Keusahawanan Belia Islam MABIMS 2026 di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam, Selasa (18/8/2026).
Dua mahasiswa UIN Malang, Shandyka Naraya Sukma dan Mirza Naashirotul Ummah, mengikuti rangkaian kegiatan yang secara khusus membahas pengembangan bisnis di era digital serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana membangun dan mengembangkan usaha.
Kegiatan yang berlangsung di iCentre, BEDB, Bandar Seri Begawan, dimulai pukul 08.15 waktu setempat dengan kehadiran peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti Sesi 3: Keusahawanan Digital & Perniagaan Melalui Media Sosial pada pukul 08.30–12.00.
Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai strategi pengembangan usaha melalui teknologi digital dan media sosial.
Perkembangan teknologi menjadi peluang bagi generasi muda untuk memperluas pasar, membangun jejaring, sekaligus menciptakan model bisnis yang adaptif.
Setelah istirahat, makan siang, dan salat Zuhur, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Sesi 4: Jejak Usahawan Inspirasi pada pukul 14.00–16.00.
Sesi tersebut dikemas melalui perkongsian pengalaman dan ibrah dari para usahawan tempatan melalui kegiatan lawatan.
Peserta tidak hanya memperoleh materi secara teoritis, tetapi juga melihat secara langsung pengalaman pelaku usaha dalam membangun dan mengembangkan bisnis.
Bagi Shandyka dan Mirza, kegiatan hari kedua menjadi ruang untuk memperluas perspektif mengenai tantangan dan peluang kewirausahaan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Keduanya juga berkesempatan berinteraksi dengan peserta dari negara-negara anggota MABIMS serta mengenal pengalaman para pelaku usaha di Brunei Darussalam.
Pertukaran pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membangun jejaring dan wawasan kewirausahaan lintas negara.
Keikutsertaan mahasiswa UIN Malang dalam forum internasional ini diharapkan mampu mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki kemampuan kewirausahaan, kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Bengkel Keusahawanan Belia Islam MABIMS 2026 dijadwalkan berlangsung hingga 20 Agustus 2026.
Agenda selanjutnya mencakup pengembangan pelan dan model bisnis, persiapan pitching proyek kewirausahaan, hingga pembentangan ide proyek kewirausahaan belia Islam MABIMS.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, delegasi UIN Malang diharapkan tidak hanya membawa pulang pengalaman internasional, tetapi juga mampu mengembangkan gagasan kewirausahaan yang aplikatif dan memberikan manfaat bagi masyarakat. ( Eno).






