Silatnas & Muskom IKA FSIKP UMI Siap Digelar, Alumni Dituntut Makin Terhubung dan Berdampak
Makassar | Serulingmedia.com — Kegiatan Silaturahmi Nasional (Silatnas) dan Musyawarah Komisariat (Muskom) Ikatan Alumni (IKA) Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi dijadwalkan berlangsung pada 30–31 Mei 2026 di Gedung Al-Jibra UMI, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar.
Mengusung tema “Terhubung, Berkarya, dan Berdampak”, agenda dua hari ini diproyeksikan menjadi momentum memperkuat hubungan antaralumni sekaligus menegaskan peran strategis mereka dalam dukungan terhadap institusi dan kontribusi sosial.
Dalam siaran pers yang diterima Jumat (10/4/2026), panitia menyebut sejumlah rangkaian penting telah disiapkan, di antaranya forum diskusi, pemilihan Ketua IKA FSIKP UMI, serta berbagai kegiatan kebersamaan yang bertujuan memperluas jaringan dan meningkatkan kolaborasi antarlintas angkatan.
Dekan FSIKP UMI, Dr. Hj. Nurjannah Abna, S.S., M.Pd, menegaskan bahwa Silatnas dan Muskom merupakan wadah strategis untuk memperkuat konektivitas internal organisasi.
“Silatnas dan Musyawarah Komisariat menjadi ajang silaturahmi yang tidak hanya mempertemukan alumni dan anggota, tetapi juga memperkuat hubungan emosional serta jaringan yang selama ini telah terbangun,” ujarnya.
Ia meminta panitia bekerja cepat memastikan seluruh kebutuhan kegiatan terpenuhi.
“Saya berharap panitia gerak cepat dalam mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan, sehingga pelaksanaan nantinya bisa berjalan lancar, terstruktur, dan memberikan hasil yang maksimal,” tambahnya.
Lebih jauh, ia menyebut kegiatan ini juga menjadi ruang promosi bagi institusi.
“Kegiatan ini dapat menjadi media promosi bagi calon mahasiswa baru karena akan memperlihatkan bagaimana kekompakan, kualitas, serta aktivitas positif yang dimiliki civitas akademika,” jelasnya.
Ketua IKA FSIKP UMI, Dr. Abdollah, M.M., M.Pd, menilai Silatnas dan Muskom sebagai langkah strategis memperkuat peran alumni dalam pembangunan organisasi.
“Ini momentum penting untuk mempererat solidaritas antar alumni serta membangun jejaring yang lebih luas dan berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia, Muhammad Harun, S.S., M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini tidak digagas hanya sebagai ajang seremonial.
“Silatnas dan Musyawarah Komisariat ini bukan sekadar reuni, tetapi momentum bernilai dan berdampak, baik bagi individu maupun organisasi secara keseluruhan,” ujarnya.
Ia menilai tema kegiatan sangat relevan dengan dinamika organisasi masa kini.
“Tema Terhubung, Berkarya, dan Berdampak mencerminkan semangat kolaborasi yang harus terus dijaga. Alumni tidak hanya terhubung secara emosional, tetapi juga harus mampu melahirkan karya nyata yang memberi dampak bagi masyarakat,” tutupnya. ( Yah/Eno)






