Sibuk Boleh, Lupa Diri Jangan! Mahasiswa Psikologi UIN Malang Kampanyekan Self-Care

2186042_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mengajak mahasiswa menjaga kesehatan mental melalui kampanye bertajuk “Sibuk Boleh, Lupa Diri Jangan: Promosi Self-Care untuk Menjaga Kesehatan Mental Mahasiswa”, Jumat (16/10/2026).

 

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB di area depan parkiran Fakultas Psikologi, Kampus 3 UIN Malang, ini bertujuan meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang pentingnya merawat diri di tengah padatnya aktivitas akademik, organisasi, dan kehidupan sehari-hari.

Kampanye tersebut merupakan bagian dari tugas mata kuliah Psikoterapi yang diampu Dr. Muh. Anwar Fu’ady, M.A. Melalui edukasi langsung kepada sesama mahasiswa, tim menyampaikan bahwa produktivitas perlu diimbangi dengan perhatian terhadap kebutuhan fisik dan psikologis.

Sejumlah mahasiswa Fakultas Psikologi dan Fakultas Teknik yang melintasi lokasi kegiatan tampak tertarik mengikuti edukasi. Mereka dapat berdiskusi dengan tim, membaca brosur, serta mengikuti aktivitas interaktif yang dirancang untuk membantu mengenali kebutuhan diri.

Dalam edukasi tersebut, mahasiswa menjelaskan bahwa kesibukan kuliah, tugas, dan organisasi sering membuat seseorang mengabaikan waktu istirahat, pola makan, serta kondisi emosionalnya. Padahal, mengenali batas kemampuan diri dan memenuhi kebutuhan dasar merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesejahteraan psikologis.

Tim membagikan brosur berisi informasi mengenai pentingnya self-care, tanda-tanda ketika kebutuhan diri mulai terabaikan, serta langkah sederhana untuk merawat diri, seperti menjaga pola tidur, mencukupi waktu istirahat, mengatur pola makan, dan menyediakan waktu untuk mengevaluasi kondisi pribadi.

Ajak Mahasiswa Mengenali Diri

Kampanye ini juga menghadirkan media interaktif bertajuk “Mirror of Me”. Melalui aktivitas tersebut, peserta diajak berhenti sejenak dari rutinitas untuk mengenali perasaan, mengapresiasi diri, dan memahami kebutuhan pribadi.

Peserta menuliskan afirmasi positif pada kertas sticky note, kemudian menempelkannya pada banner yang telah disediakan. Tim juga memberikan hadiah kecil berupa makanan ringan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta.

Selain itu, mahasiswa memperkenalkan strategi JEDA sebagai panduan praktis menerapkan self-care di tengah kesibukan. JEDA merupakan singkatan dari Jeda sejenak, Evaluasi diri, Dahulukan kebutuhan, dan Aksi kecil.

Melalui strategi tersebut, mahasiswa diajak mengambil waktu istirahat, mengevaluasi kondisi fisik dan psikologis, memprioritaskan kebutuhan dasar seperti makan dan tidur, serta melakukan tindakan perawatan diri yang sederhana dan realistis.

Tim menekankan bahwa merawat diri bukan berarti menghindari tanggung jawab. Sebaliknya, memahami kondisi diri dan memberikan waktu untuk beristirahat dapat membantu mahasiswa menjaga keseimbangan dalam menjalani aktivitas akademik maupun sosial.

Kampanye ini dilaksanakan delapan mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Malang, yakni Zerlina Ardelia Riasya, Neysa Lola Putri Amanda, Mohamad Emirulfakih P., Lalu Arul Rizky P., Ristri Almira Samsudin, Aina Najwa, Alexandra Mutiara Joshi, dan Azma Zakiya.

Mereka bekerja sama menyiapkan materi edukasi, menyediakan media interaktif, serta menyampaikan pesan kesehatan mental kepada komunitas kampus.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap rekan-rekan sebaya semakin mampu mengenali batas kemampuan diri, menjaga keseimbangan antara tanggung jawab dan kebutuhan pribadi, serta membangun kebiasaan self-care secara konsisten.

Pesan “Sibuk Boleh, Lupa Diri Jangan” menjadi pengingat bahwa menjaga diri bukanlah penghambat produktivitas, melainkan bagian penting agar mahasiswa dapat menjalani aktivitas akademik dan sosial secara lebih sehat dan seimbang. ( Eno).