Pascasarjana UIN Malang Sinkronkan Data Alumni, Tracer Study Jadi Senjata Evaluasi Kurikulum
Malang | Serulingmedia.com – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang memperkuat pengelolaan data alumni melalui sinkronisasi sistem tracer study bersama Career Development Center (CDC), Selasa ( 29/9/2026).
Langkah ini bukan sekadar penataan administrasi. Data alumni diarahkan menjadi instrumen untuk membaca relevansi pendidikan Pascasarjana dengan perkembangan dunia kerja, profesi, serta kebutuhan masyarakat.
Sinkronisasi tersebut melibatkan Asisten Direktur (Asdir) Pascasarjana Dr. H. Sutaman, MA., bersama tim Pascasarjana dan Kepala Pusat CDC UIN Malang Dr. Ahmad Ghozi, MA.
Ahmad Ghozi menegaskan, proses sinkronisasi bukan karena Pascasarjana tidak memiliki data alumni. Pascasarjana telah mempunyai basis data alumni yang terdokumentasi dengan baik.
“Capaian tracer study di Pascasarjana sangat penting. Data alumni dapat menjadi bahan untuk terus menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan zaman,” ujar Ahmad Ghozi.
Menurutnya, penyelarasan sistem diperlukan agar data yang sudah tersedia dapat dikelola secara lebih tertata, terintegrasi, dan mudah dimanfaatkan untuk kepentingan akademik.
Posisi Pascasarjana sebagai ruang pengembangan teori, riset, dan pemikiran membuat keberadaan data alumni memiliki nilai strategis. Jejak alumni setelah lulus dapat menjadi salah satu indikator untuk melihat keterkaitan kompetensi yang diperoleh selama studi dengan kebutuhan profesi dan masyarakat.
“Pascasarjana adalah tempat yang menghasilkan teori dan pemikiran. Karena itu, penting memiliki data alumni yang baik untuk melihat relevansi pendidikan dengan perkembangan profesi dan kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Ghozi menekankan, tracer study tidak seharusnya berhenti pada pengumpulan data atau pemenuhan kebutuhan administratif.
Data tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi kurikulum, mengembangkan program akademik, memetakan perjalanan karier alumni, sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara perguruan tinggi dan lulusan.
Karena itu, Pascasarjana bersama CDC mendorong agar data alumni yang telah tersedia dapat masuk dalam sistem yang lebih terstruktur dan terintegrasi.
Dr. H. Sutaman, MA., bersama tim Pascasarjana turut memperkuat sinergi tersebut agar pengelolaan data alumni tidak berjalan sendiri-sendiri.
Melalui langkah ini, data alumni diharapkan berubah fungsi dari sekadar arsip menjadi basis informasi akademik yang dapat digunakan untuk membaca perubahan kebutuhan zaman.
Tracer study pun diarahkan menjadi bagian dari siklus peningkatan mutu pendidikan. Data dikumpulkan, dibaca, dievaluasi, kemudian digunakan sebagai bahan untuk menyesuaikan dan mengembangkan pendidikan Pascasarjana UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Dengan pola tersebut, keberhasilan tracer study tidak hanya diukur dari berapa banyak alumni yang mengisi data, tetapi juga dari sejauh mana data tersebut mampu memberikan masukan bagi peningkatan kualitas pendidikan. ( Eno)
