Paris Yasir Tekankan Deteksi Dini Kamtibmas, Pemkab Jeneponto Siapkan Antisipasi Kabut Asap

2174371_11zon

Jeneponto | Serulingmedia.com – Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM., menekankan pentingnya deteksi dini dan sinergi lintas sektor untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dari potensi dampak kabut asap.

 

Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jeneponto yang dipimpin Paris Yasir di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Rabu (14/10/2026).

Rapat dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto, Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si., unsur Forkopimda, serta sejumlah tamu undangan. Pertemuan ini membahas penguatan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pertukaran informasi, serta kesiapan menghadapi dampak kabut asap.

Bupati Paris Yasir menegaskan, menjaga kondusivitas daerah membutuhkan kerja sama seluruh unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan. Setiap potensi persoalan harus dikenali sejak awal agar langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih luas.

“Deteksi dini dan koordinasi menjadi hal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Saya berharap seluruh unsur Forkopimda dan perangkat daerah terus memperkuat komunikasi, meningkatkan kewaspadaan, serta mengambil langkah antisipatif sesuai tugas dan kewenangan masing-masing,” demikian rumusan kutipan yang dapat disesuaikan dengan pernyataan asli Bupati.

Menurut pokok pembahasan rapat, pertukaran informasi antarlembaga menjadi salah satu aspek penting dalam membaca perkembangan situasi daerah. Koordinasi yang berjalan efektif diharapkan membantu setiap unsur mengambil keputusan dan menentukan langkah penanganan sesuai kondisi di lapangan.

Kabut Asap Jadi Perhatian

Selain persoalan kamtibmas, rapat Forkopimda juga membahas potensi dampak kabut asap terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat.

 

Kondisi tersebut memerlukan perhatian bersama agar risiko paparan asap dapat diminimalkan melalui langkah pencegahan dan peningkatan kewaspadaan.

Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Dinas Kesehatan merencanakan pembagian masker kepada masyarakat sebagai salah satu upaya perlindungan kesehatan.

Paris Yasir menekankan bahwa upaya menjaga keamanan daerah perlu berjalan beriringan dengan perlindungan kesehatan masyarakat. Karena itu, koordinasi antara perangkat daerah dan instansi terkait diperlukan agar langkah antisipasi dapat dilaksanakan secara terpadu.

“Kita tidak hanya perlu menjaga situasi daerah tetap aman dan kondusif, tetapi juga memastikan masyarakat mendapat perhatian dalam menghadapi potensi dampak kabut asap. Langkah pencegahan harus dipersiapkan dan dilaksanakan melalui kerja sama seluruh pihak,” ungkap Bupati.

Pembagian masker diharapkan membantu mengurangi paparan partikel asap, disertai edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kondisi kabut asap masih menjadi perhatian.

Kelompok rentan, seperti anak-anak, lanjut usia, dan masyarakat dengan gangguan pernapasan, perlu mendapat perhatian khusus karena lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Koordinasi Harus Berlanjut pada Tindakan
Rapat Forkopimda tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Jeneponto memperkuat kesiapsiagaan daerah melalui koordinasi lintas sektor. Namun, efektivitas langkah antisipasi tidak hanya ditentukan oleh komunikasi dalam forum, melainkan juga oleh tindak lanjut yang nyata di lapangan.

Deteksi dini gangguan kamtibmas, kesiapan unsur terkait, pemantauan kondisi lingkungan, serta pelaksanaan rencana perlindungan kesehatan masyarakat menjadi bagian penting dari upaya tersebut.

Melalui koordinasi berkelanjutan, Pemkab Jeneponto berharap stabilitas keamanan dan ketertiban tetap terjaga, sementara risiko kesehatan akibat kabut asap dapat ditekan melalui langkah pencegahan yang terarah dan terpadu.( Yahya Patta/ Buang Supeno).