Gaib Sampurno Masuk Bursa Ketua KONI Batu, Membawa Target Melampaui Prestasi Porprov 2025
Batu | Serulingmedia.com – Gaib Sampurno mengambil formulir pendaftaran calon Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu periode 2026–2030.
Ia menjadi kandidat pertama yang mengambil berkas untuk mengikuti Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Kota Batu.
Formulir diserahkan Sekretaris Panitia Musorkot KONI Kota Batu, Mulyadi, Kamis, 8 Oktober 2026. Panitia menetapkan batas akhir pengembalian formulir beserta persyaratan pada 30 Oktober 2026 pukul 16.00 WIB.
“Gaib Sampurno merupakan peserta yang pertama kali mengambil berkas pendaftaran calon Ketua Umum KONI,” kata Mulyadi.
Masuknya Gaib menambah dinamika bursa kepemimpinan KONI Kota Batu. Ia tidak sekadar menawarkan pergantian kepengurusan, tetapi membawa target mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian Kota Batu pada Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur 2027 di Surabaya.

“Saya siap maju dalam bursa Ketua KONI Kota Batu periode 2026–2030. Yang paling penting, bagaimana prestasi olahraga Kota Batu yang sudah baik ini bisa kita pertahankan dan kalau memungkinkan kita tingkatkan,” ujar Gaib.
Gaib memiliki pengalaman di organisasi olahraga. Ia menjabat Ketua Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Batu dan Wakil Ketua POBSI Jawa Timur.
Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal yang ia bawa dalam pencalonan. Pada Porprov Jatim 2025, cabang olahraga biliar Kota Batu mencatat prestasi dan turut menopang capaian Kota Batu yang berada di peringkat ketiga Jawa Timur.
Bagi Gaib, capaian tersebut bukan titik akhir. Prestasi Porprov 2025 justru harus menjadi dasar untuk membangun target berikutnya.
“Kita tidak ingin prestasi Porprov 2025 hanya menjadi sebuah catatan. Ini harus menjadi pijakan untuk menyiapkan prestasi yang lebih besar,” katanya.
Ia menyebut pembinaan atlet secara berkelanjutan sebagai salah satu kunci. Peningkatan kualitas pelatih, kompetisi yang terukur dan dukungan sarana-prasarana juga dinilai penting untuk menjaga kesinambungan prestasi.
Gaib juga menempatkan konsolidasi antarcabang olahraga sebagai bagian penting dari agenda kepemimpinannya jika terpilih.
“KONI tidak bisa bekerja sendiri. Semua cabang olahraga harus bergerak bersama, termasuk atlet, pelatih dan pemerintah daerah. Kalau konsolidasi kuat, target prestasi yang lebih tinggi bisa kita perjuangkan,” ujarnya.
Tantangan KONI Kota Batu periode 2026–2030 bukan hanya mengejar perolehan medali.
Regenerasi atlet dan pelatih, kesinambungan pembinaan serta pemenuhan fasilitas olahraga juga menjadi pekerjaan yang harus ditangani secara berkelanjutan.
Gaib mengatakan dukungan sejumlah cabang olahraga menjadi alasan sekaligus energi untuk mengikuti kontestasi.
Namun, dukungan itu, menurut dia, harus berujung pada program yang terukur.
Bursa Ketua KONI Kota Batu kini memasuki tahap awal.
Pengambilan formulir oleh Gaib menjadi tanda dimulainya kontestasi kepemimpinan organisasi olahraga tersebut.
Porprov Jatim 2025 telah memberikan ukuran capaian. Porprov Jatim 2027 di Surabaya akan menjadi arena berikutnya untuk menguji apakah target peningkatan prestasi Kota Batu dapat diwujudkan.(Eno).
