Enam Riset Mahasiswa Magister Psikologi UIN Malang Tampil di PFH Conference 2026

2138077_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Enam karya ilmiah mahasiswa Program Studi Magister Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang tampil dalam Psychology and Flourishing Humanity Conference (PFH Conference) 2026, Selasa (6/10/2026).

 

Kehadiran mahasiswa UIN Malang dalam forum akademik tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran di ruang kuliah tidak berhenti pada penyelesaian tugas, tetapi diarahkan menjadi karya ilmiah yang dapat dipresentasikan dan didiskusikan dalam forum akademik.

Enam karya tersebut dipresentasikan dalam sesi Parallel Presentations. Tema yang diangkat pun beragam, mulai dari resiliensi mahasiswa pesantren, regulasi emosi, perundungan, luka relasi dengan orang tua, growth mindset, hingga kemampuan belajar mandiri.

Produktivitas riset tersebut secara khusus merupakan outcome mata kuliah Seminar Mutakhir dalam Psikologi Klinis.

 

Melalui mata kuliah ini, mahasiswa diarahkan mengikuti perkembangan isu psikologi terkini sekaligus mengembangkan gagasan menjadi karya ilmiah berbasis penelitian.

Dini Febrian dan Mirza Aaliyah, misalnya, mempresentasikan penelitian “Exploring Resilience among Female Islamic Boarding School Students: A Qualitative Descriptive Study.” Penelitian tersebut disusun bersama Dr. Yulia Sholichatun, M.Si., dan Dr. Iin Tri Rahayu, M.Si.

Sementara itu, Nur Kholifah dan Fina Salsabila mengangkat tema regulasi emosi melalui penelitian “The Mechanism of Emotional Regulation through Islamic Value Based ‘Self Grow’ Art Therapy Among Female Boarding School Students.” Karya tersebut juga melibatkan Dr. Yulia Sholichatun, M.Si., dan Dr. Iin Tri Rahayu, M.Si.

Isu perundungan dikaji Salahudin melalui penelitian “Gender Differences in Bullying Knowledge among Boarding School Students.” Penelitian ini turut ditulis bersama Dr. Yulia Sholichatun, M.Si., dan Dr. Iin Tri Rahayu, M.Si.

Pada isu keluarga dan perkembangan psikologis, Sindi Wati mempresentasikan penelitian “The Dynamics of Coping in Early Adulthood in Dealing With Relationship Wounds with Parents.”

Adapun Achmad Zulkifli Adnan mengangkat hubungan growth mindset dengan faktor kecerdasan dan gender melalui penelitian “Behind the Growth Mindset: The Role of Intelligence Quotient and Gender in Adolescents.” Penelitian tersebut melibatkan Syarifah Nur Latifah, Anita Desi Retnosari, Dr. Yulia Sholichatun, M.Si., dan Dr. Iin Tri Rahayu, M.Si.

Sedangkan Siska Nihayatul Khusna, mahasiswa semester pertama Magister Psikologi UIN Malang, mempresentasikan penelitian “Self-Regulated Learning in Arabic Language Learning among High School Students.”

Tidak hanya enam karya tersebut, kontribusi akademik mahasiswa UIN Malang juga diperkuat M. Agus Zahidin melalui kajian “Pengembangan Modal Psikologis Berbasis Welas Asih melalui Konseling Sekolah: Kerangka Konseptual untuk Flourishing Siswa di Era Ketidakpastian Digital.”

Kajian ini membawa isu yang semakin relevan dalam dunia pendidikan, yakni bagaimana modal psikologis dan pendekatan welas asih melalui konseling sekolah dapat mendukung flourishing siswa di tengah ketidakpastian digital.

Beragam penelitian tersebut menunjukkan luasnya isu psikologi yang dikaji mahasiswa UIN Malang. Persoalan individu, keluarga, lingkungan pendidikan, hingga tantangan era digital menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan perspektif dan pendekatan psikologi berbasis riset.

Lebih dari sekadar forum presentasi, PFH Conference 2026 menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji gagasan secara akademik.

 

Mereka dituntut mampu menyampaikan hasil penelitian, mempertahankan argumentasi, sekaligus berdialog dengan peserta dari berbagai latar belakang keilmuan psikologi.

Bagi Program Studi Magister Psikologi UIN Malang, keterlibatan tersebut menjadi gambaran nyata integrasi antara pembelajaran, penelitian, dan diseminasi ilmiah.

Karya yang lahir dari mata kuliah Seminar Mutakhir dalam Psikologi Klinis tidak berhenti sebagai tugas akademik, tetapi berkembang menjadi kontribusi ilmiah yang dapat dibawa ke ruang publik akademik.
Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan

 

arah pendidikan Magister Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang mendorong mahasiswa tidak hanya menjadi pembelajar, tetapi juga produsen pengetahuan yang mampu membaca persoalan psikologis kontemporer dan menawarkan kajian berbasis riset. ( Eno).