Dari Mikrofon RRI ke Panggung Nasional, Niken Widiastuti Raih Anugerah Tokoh Humas 2026

NIKEN PENGHARGAAN.png2_11zon

Surakarta | Serulingmedia.com — Perjalanan Rosarita Niken Widiastuti dari pucuk pimpinan Radio Republik Indonesia (RRI), jajaran elite Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), hingga Anggota Dewan Pers berujung pada pengakuan di dunia kehumasan. Niken meraih Anugerah PERHUMAS 2026 kategori Tokoh Humas dalam Konvensi Humas Indonesia (KHI) 2026 di Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu, ( 17 /10/2026).

Penghargaan ini menempatkan rekam jejak Niken di tiga ranah strategis komunikasi publik—penyiaran, pemerintahan, dan pers—sebagai konteks penting pengakuan atas kontribusinya terhadap profesi kehumasan di Indonesia.

Niken pernah menjabat Direktur Utama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI) periode 2010–2015. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo pada Maret 2016 hingga Januari 2019, sebelum menduduki posisi Sekretaris Jenderal Kominfo periode 2019–2020.

Kini, Niken menjabat Anggota Dewan Pers periode 2025–2028. Ia juga pernah menjadi Dewan Penasihat Perhimpunan Hubungan Masyarakat Indonesia (PERHUMAS) periode 2017–2020.

Pengalaman tersebut membentangkan perjalanan profesional Niken dari pengelolaan lembaga penyiaran publik hingga komunikasi pemerintahan dan ekosistem pers. Namun, penghargaan yang diterimanya bukan sekadar penanda panjangnya daftar jabatan. PERHUMAS menilai kontribusi dan profesionalitas tokoh dalam mendorong perkembangan pengetahuan, praktik, dan organisasi kehumasan.

Dalam pertimbangan penyelenggara, Niken dinilai menunjukkan profesionalitas sebagai tokoh humas serta memberikan dukungan terhadap pengembangan PERHUMAS. Kiprahnya juga dikaitkan dengan upaya mendorong sentimen positif di media dan gerakan komunikasi publik #IndonesiaBicaraBaik.

Bukan Kontes Popularitas

Dewan Pakar PERHUMAS, Nia Sarinastiti, menegaskan bahwa Anugerah PERHUMAS bukan ajang kompetisi untuk sekadar menentukan siapa yang paling unggul. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan kompetensi dan kontribusi penerima dalam pengembangan profesi hubungan masyarakat.

“Ini bukan kompetisi, melainkan kompetensi yang kami lihat dari para tokoh atau instansi bersangkutan,” kata Nia di sela-sela sesi penganugerahan dalam KHI 2026.

Menurut dia, penilaian mempertimbangkan kiprah tokoh dan institusi dalam mengembangkan pengetahuan, profesi, praktik, serta organisasi kehumasan. Proses evaluasi nominasi berlangsung selama Juli 2025 hingga September 2026.

Anugerah PERHUMAS 2026 mencakup sembilan kategori. Selain Niken sebagai Tokoh Humas, KOMPAS.ID menerima penghargaan Contributing Media. Badan Pengurus Cabang PERHUMAS Surabaya meraih kategori Contributing Service, sedangkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperoleh penghargaan Humas Pemerintah.

Bluebird Group menerima penghargaan Humas Korporasi, sementara Prof. Dr. Atwar Bajari dinobatkan sebagai Pendidik Humas. Lembaga Sertifikasi Profesi Public Relations Indonesia (LSPPRI) meraih Distinguished Service. Penghargaan Lifetime Achievement diberikan kepada Dr. (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, sedangkan kategori Youth Involvement diberikan kepada PERHUMAS Muda Jakarta Raya.

MRT Jakarta Menang di Dua Kategori PREA

Dalam rangkaian acara yang sama, PERHUMAS mengumumkan penerima Public Relations Excellence Awards (PREA) 2026. Berbeda dari Anugerah PERHUMAS yang mengapresiasi kiprah tokoh dan institusi, PREA menilai program komunikasi dan kehumasan yang dijalankan organisasi.

Pada kategori Corporate PR Program, Harita Nickel menempati peringkat pertama, disusul PT Asuransi Astra Buana dan PT Astra International Tbk.

PT MRT Jakarta meraih peringkat pertama pada kategori Issue and Crisis PR Program, diikuti Fraksi PKS DPR RI dan PT Bukit Asam. MRT Jakarta kembali menempati posisi teratas dalam kategori Sustainability/ESG/CSR PR Program, dengan IPB University di peringkat kedua dan PT PLN (Persero) UIP3B Kalimantan di peringkat ketiga.

Pada kategori Teknologi & Digital PR Program, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meraih peringkat pertama. Sinarmas Land berada di peringkat kedua, sedangkan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada menempati peringkat ketiga.

Adapun kategori Internal PR Program menempatkan PT Bank Central Asia Tbk. di peringkat pertama, disusul PT Kalimantan Prima Persada (KPP Mining) dan PT Bank CIMB Niaga.

Lima kategori PREA tersebut mencakup komunikasi korporasi, pengelolaan isu dan krisis, pemanfaatan teknologi digital, program keberlanjutan, serta komunikasi internal organisasi.

Konvensi Humas Indonesia 2026 berlangsung pada 17–18 Oktober di Surakarta. Forum tahunan ini mempertemukan praktisi humas, akademisi, pemimpin komunikasi, dan pemangku kepentingan lintas sektor untuk membahas tantangan profesi kehumasan di tengah perubahan lanskap komunikasi.

Penghargaan bagi Niken hadir di tengah kebutuhan akan komunikasi publik yang profesional, terbuka, dan bertanggung jawab. Di era ketika informasi bergerak cepat dan kepercayaan publik menjadi tantangan, rekam jejak di lembaga penyiaran, pemerintahan, dan pers memberikan konteks tersendiri bagi pengakuan yang diterimanya.

Bagi PERHUMAS, penghargaan ini merupakan bagian dari upaya mendorong profesionalisme dan memperkuat kontribusi kehumasan dalam membangun komunikasi yang kredibel di Indonesia. ( Eno)