Kota Batu Ukir Sejarah di Porprov Jatim IX 2025: Koleksi 113 Medali dan Tembus Peringkat 7 Besar

Screenshot_2025-07-06-08-30-32-999_com.android.chrome-edit

Batu | Serulingmedia.com – Gemuruh pesta olahraga Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) IX 2025 resmi berakhir Sabtu malam (5/7/2025) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Penutupan berlangsung meriah, ditandai dengan pemadaman api Porprov oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak bersama Ketua KONI Jatim Nabil, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wali Kota Batu Nurochman, dan Bupati Malang Sanusi.

Bagi Kota Batu, perhelatan ini menjadi tonggak sejarah baru. Kontingen Kota Batu yang mengirimkan 724 orang—terdiri dari 535 atlet (298 putra, 237 putri), 106 pelatih, 31 asisten pelatih, 14 mekanik, dan 38 satgas—berhasil menorehkan prestasi gemilang.

Selama pelaksanaan Porprov (28 Juni – 5 Juli 2025), Kota Batu mengoleksi 113 medali, yang terdiri dari 33 medali emas, 40 perak, dan 40 perunggu. Capaian ini mengantarkan Batu ke peringkat 7 dari 38 kota/kabupaten peserta se-Jawa Timur.

“Ini capaian luar biasa. Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak, mulai dari atlet, pelatih, pengurus hingga Pemerintah Kota Batu,” ujar Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi, melalui pesan WhatsApp, Minggu pagi (6/7/2025).

Lonjakan Prestasi Drastis

Kenaikan peringkat dan jumlah medali ini disebut sebagai yang tertinggi dalam sejarah keikutsertaan Kota Batu di ajang Porprov. Sentot merinci progres medali Batu dari tahun ke tahun:

Porprov V Banyuwangi (2015): 6 emas, 4 perak, 8 perunggu

Porprov VI Lamongan (2019): 5 emas, 9 perak, 12 perunggu

Porprov VII Jember (2022): 11 emas, 20 perak, 11 perunggu

Porprov VIII Sidoarjo–Mojokerto (2023): 22 emas, 13 perak, 13 perunggu

Porprov IX Malang Raya (2025): 33 emas, 40 perak, 40 perunggu

“Yang pasti, kami bangga dengan kenaikan peringkat dan jumlah medali. Ini menunjukkan kita sukses prestasi dan juga sukses sebagai penyelenggara,” ujar Sentot.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan akan lebih berat. Porprov X yang akan digelar di Kota Surabaya pada 2027 memerlukan persiapan lebih matang, terutama karena faktor kepadatan lalu lintas, mahalnya penginapan, dan logistik kontingen yang lebih kompleks.

“Semoga ke depan kita bisa terus meningkatkan capaian. Kota Batu harus siap bersaing di level yang lebih tinggi,” pungkasnya.(Eno).