Kaji Bianto: Ketua DPRD Kota Batu Menemukan Kedamaian dalam Kicauan Burung
Batu I Serulingmedia.com – Didik Subianto, atau yang lebih akrab disapa Kaji Bianto, adalah sosok yang tidak hanya dikenal sebagai Ketua DPRD Kota Batu, tetapi juga sebagai pecinta burung berkicau yang tekun.
Kecintaannya terhadap burung berkicau bukanlah sesuatu yang baru, melainkan telah tumbuh sejak tahun 1995.
Dalam kesehariannya, ia menghabiskan waktu di antara puluhan sangkar burung yang bergelantungan di rumahnya, menciptakan harmoni suara yang menenangkan dan menambah kedamaian di tengah kesibukannya sebagai seorang politisi.
“Di sini kita bisa menikmati alunan suara burung yang indah, suasana hati menjadi tenang. Jika di luar rumah dinamika politik sangat keras, maka masuk rumah menjadi terhibur,” ungkap Kaji Bianto saat ditemui di kediamannya pada Rabu ( 29/1/ 2025).
Bagi Kaji Bianto, memelihara burung bukan sekadar hobi, tetapi juga bagian dari cara hidup. Ia percaya bahwa burung berkicau memiliki daya tarik tersendiri, baik dari sisi estetika maupun nilai filosofis yang mendalam.
Suara merdu yang dihasilkan oleh burung-burung peliharaannya menjadi sumber ketenangan dan refleksi bagi dirinya setelah berhadapan dengan dinamika politik dan pemerintahan.
Sebagai seorang pecinta burung, Kaji Bianto juga aktif dalam komunitas pecinta burung berkicau di Kota Batu. Ia kerap menghadiri perlombaan burung berkicau, baik sebagai peserta maupun sebagai pendukung komunitasnya.
Baginya, dunia burung berkicau bukan hanya soal menang atau kalah dalam perlombaan, tetapi lebih pada bagaimana membangun ekosistem yang sehat bagi para penghobi dan menjaga kelestarian berbagai jenis burung.
“Uang itu tidak ada artinya dibandingkan dengan kelangenan untuk mendapatkan burung yang diinginkan, yang penting hati puas,” tambahnya.
Hobi ini juga membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Dengan merawat burung-burung peliharaannya, Kaji Bianto turut berkontribusi dalam pelestarian spesies burung yang semakin terancam akibat perburuan liar dan kerusakan habitat.
Ia juga mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap satwa, khususnya burung, dengan menanamkan kesadaran akan pentingnya konservasi.
Tak hanya berhenti pada kesenangan pribadi, Kaji Bianto memiliki visi besar untuk membangun kawasan hutan kota yang dipenuhi dengan burung dan tanaman hijau.
Menurutnya, selain mempercantik kota, kawasan ini juga bisa menjadi sarana hiburan murah bagi masyarakat pecinta burung.
“ Kawasan hutan kota ini jadi kawasan yang benar-benar terlindungi. Kawasan ini juga menyediakan lokasi lomba burung dan sarana hiburan yang murah , namun semuanya ini perlu kajian yang mendalam,” jelasnya.
Gagasan ini tentu menjadi angin segar bagi para penghobi burung dan masyarakat luas. Dengan adanya kawasan hutan kota yang ramah bagi burung, diharapkan ekosistem tetap terjaga dan masyarakat memiliki ruang terbuka hijau yang nyaman.
Lebih dari sekadar hobi, kecintaan terhadap burung juga bisa menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Kecintaan Kaji Bianto terhadap burung berkicau menunjukkan bahwa di balik kesibukan sebagai Ketua DPRD Kota Batu, ia tetap memiliki sisi humanis dan kepedulian terhadap alam.
Baginya, politik dan hobi bukanlah dua hal yang bertolak belakang, melainkan bisa berjalan beriringan untuk menciptakan kehidupan yang lebih harmonis.
Dalam setiap kicauan burung, ia menemukan ketenangan, inspirasi, dan semangat baru untuk terus mengabdi bagi masyarakat Kota Batu.( Eno ).






