Protolan Pengurus Ansor Kota Batu Gelar Tasyakuran Kemenangan Nurochman–Heli Suyanto dan Peringatan Setahun Berdirinya Propesor
Batu I Serulingmedia.com – Protolan Pengurus Ansor (Propesor) Kota Batu menggelar tasyakuran atas kemenangan pasangan Nurochman–Heli Suyanto sebagai Walikota dan Wakil Walikota Batu periode 2024–2029, sekaligus memperingati satu tahun berdirinya organisasi tersebut. Acara berlangsung khidmat di Gedung Ikatan Persaudaraan Haji Batu pada Minggu malam (15/12/2024).

Ketua Propesor Kota Batu, Nurochmad, menyampaikan bahwa tasyakuran ini merupakan ungkapan syukur atas karunia Allah yang telah memberikan kemenangan kepada pasangan Nurochman–Heli, yang berasal dari warga asli Batu. Menurutnya, perjuangan Propesor sejak awal berdirinya bertujuan untuk mencari dan mendukung pemimpin asli Kota Batu dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU).
“Ketika Propesor berdiri setahun lalu, kami mencanangkan niat untuk menjaring sosok yang tepat, wong Mbatu asli yang NU, untuk memimpin kota Batu. Akhirnya kami bertemu Cak Nurochman, Ketua PKB, yang kami anggap layak. Namun, syaratnya PKB harus menang agar bisa mengusung beliau menjadi Walikota,” ungkap Nurochmad.
Nurochmad menambahkan bahwa perjuangan Propesor bersama relawan terus disuarakan hingga akhirnya Kota Batu untuk pertama kalinya dalam 23 tahun dipimpin oleh seorang wong Mbatu asli.
“Alhamdulillah, doa dan perjuangan kami diijabah Allah. Dengan tasyakuran ini, tugas kami selesai. Kini, harapan kami, Cak Nurochman dan Mas Heli bisa amanah dan memenuhi janji-janji yang disampaikan saat kampanye,” ujarnya.
Walikota Batu Terpilih, Nurochman, S.H., M.H., memberikan apresiasi mendalam kepada kelompok Propesor atas dedikasi dan perjuangan mereka yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan politik dan sosial di Kota Batu. Nurochman menegaskan semangat yang ditunjukkan oleh para mantan pengurus Ansor ini adalah bukti nyata dukungan terhadap pemimpin asli warga Batu.
“Terima kasih atas perjuangan Propesor. Kendati sudah purna sebagai pengurus, semangat mereka luar biasa. Kami masih membutuhkan bantuan dan tenaga para senior untuk membangun Kota Batu lima tahun ke depan. Perjuangan tidak berhenti sampai di sini,” ujar Nurochman penuh semangat.
Pernyataan ini disampaikan Nurochman sebagai bentuk penghormatan kepada peran besar Propesor dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai kepemimpinan yang berakar pada tradisi Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Batu. Ia berharap bahwa kolaborasi dengan para senior ini dapat terus terjalin demi mewujudkan visi pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Wakil Walikota terpilih, Heli Suyanto, juga menyampaikan pandangan serupa dengan menegaskan komitmennya untuk tetap berada di jalur Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Dalam pidatonya, Heli mengenang masa lalunya sebagai bagian dari panitia penerimaan Gus Dur di Batu.
“Meski hanya sebagai pembantu umum yang tugasnya noto kloso waktu menyambut Gus Dur, itu membuktikan saya wong NU. Saya tetap berada di jalur Aswaja,” tegas Heli, sembari mengingat momen-momen yang memperkuat identitasnya sebagai kader NU sejati.
Heli juga menyampaikan harapan besar agar Propesor terus berkontribusi dalam pembangunan Kota Batu. Ia percaya bahwa pengalaman dan kebijaksanaan para mantan pengurus Ansor ini dapat menjadi fondasi kuat dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.
“Mari kita bersinergi membangun Kota Batu yang lebih baik. Dukungan dan masukan dari Propesor sangat kami butuhkan untuk memastikan bahwa kebijakan yang kami jalankan tetap selaras dengan nilai-nilai yang kita junjung bersama,” pungkasnya.

Dengan apresiasi yang mendalam terhadap kelompok Propesor, Nurochman dan Heli menunjukkan bahwa kolaborasi lintas generasi adalah kunci utama dalam mencapai cita-cita pembangunan Kota Batu yang harmonis dan berkelanjutan. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat, terutama para senior yang telah mengabdi, menjadi salah satu aset penting dalam perjalanan lima tahun ke depan.
Acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Batu Didik Subianto, sejumlah relawan seperti Ghaib Sampurna dan Panca Rakhmad, serta Ketua NU Batu. Momen ini menjadi simbol solidaritas dan kekuatan kolaborasi untuk mendukung pemimpin Kota Batu yang baru.
Dengan semangat kebersamaan, tasyakuran ini menjadi titik awal untuk merealisasikan janji-janji kampanye pasangan Nurochman–Heli demi kesejahteraan warga Kota Batu selama lima tahun mendatang. ( Eno ).






