UIN Malang Bidik Kesehatan Psikologis Santri, Pendamping Pesantren Jadi Perhatian

2010438_11zon

Jombang | Serulingmedia.com – Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang membidik penguatan kesehatan psikologis santri melalui sistem pendampingan yang lebih terukur.

 

Fakultas tersebut memulai pemetaan kebutuhan psikologis santri dan kapasitas pendamping di Pondok Putri As Salma Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jumat (11/9/2026).

 

Kegiatan Need Assessment Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 itu menjadi langkah awal Fakultas Psikologi UIN Malang untuk mengetahui kebutuhan nyata santri sekaligus persoalan yang dihadapi pengurus dan pendamping dalam menjalankan pengasuhan di pesantren.

Tim Fakultas Psikologi menggali pengalaman, kondisi, tantangan, dan kebutuhan santri dalam kehidupan pesantren. Tim juga memetakan kesiapan pengurus serta pendamping dalam menghadapi berbagai persoalan psikologis yang dapat muncul dalam keseharian santri.

Wakil Dekan I Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Muallifah, MA., mengatakan pendamping memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan pesantren yang ramah terhadap santri.

“Psikologi UIN Malang mendukung pesantren ramah santri. Pelatihan pendamping dan pengurus menjadi salah satu langkah untuk memperkuat pendampingan psikologis santri,” kata Muallifah.

Ia menilai pengurus dan pendamping membutuhkan bekal pengetahuan serta keterampilan yang memadai.

 

Bekal tersebut penting agar mereka mampu mengenali kebutuhan psikologis santri dan memberikan pendampingan secara tepat.

Tidak Sekadar Program Seremonial
Fakultas Psikologi UIN Malang akan menjadikan hasil need assessment sebagai dasar penyusunan program pelatihan dan pendampingan.

 

Pendekatan tersebut membuat program pengabdian tidak disusun secara seragam, tetapi berdasarkan kebutuhan dan karakteristik pesantren.

Langkah itu sekaligus menegaskan bahwa persoalan santri tidak cukup dilihat dari aspek pendidikan dan kedisiplinan.

 

Lingkungan psikologis yang sehat juga menjadi bagian penting dalam mendukung proses tumbuh dan berkembangnya santri.
Pesantren memiliki posisi strategis dalam kehidupan santri karena pendidikan, pengasuhan, dan interaksi sosial berlangsung dalam lingkungan yang relatif intensif.

 

Karena itu, kapasitas pengurus dan pendamping menjadi salah satu faktor penting dalam membangun pola pendampingan yang responsif.

Kegiatan di Pondok Putri As Salma Bahrul Ulum juga membuka peluang kerja sama berkelanjutan antara Fakultas Psikologi UIN Malang dan pesantren.

 

Kolaborasi tersebut diarahkan pada peningkatan kapasitas pengurus dan pendamping dalam memberikan dukungan psikologis kepada santri.

Melalui pendekatan berbasis kebutuhan, Fakultas Psikologi UIN Malang berupaya mendorong pesantren ramah santri bukan sekadar sebagai slogan, tetapi menjadi sistem pengasuhan yang mampu memahami, mendampingi, dan melindungi perkembangan psikologis santri. ( Eno).