Pop Solo Islami UIN Malang Rebut Perak, Seni Jadi Panggung Pembuktian di PORSI Jawara

Screenshot_2026-09-10-15-01-21-048_com.android.chrome-edit

Pekalongan | Serulingmedia.com — Medali kembali mengalir untuk kontingen Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang di PORSI Jawara 2026. Dari panggung seni, peserta Pop Solo Islami UIN Malang menyumbangkan medali perak setelah finis sebagai Juara II, Kamis (10/9/2026).

 

Capaian itu diraih setelah peserta UIN Malang melewati persaingan dengan kontingen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) lainnya.

 

Bukan sekadar soal suara, panggung Pop Solo Islami menjadi arena untuk menguji vokal, penghayatan, ekspresi, hingga keberanian tampil di hadapan dewan juri.

Penampilan peserta UIN Malang mampu menunjukkan bahwa kompetisi seni dalam PORSI Jawara bukan pelengkap dari cabang olahraga dan ilmiah.

 

Panggung seni justru menjadi ruang pembuktian lain bagi mahasiswa untuk membawa nama almamater melalui talenta dan kreativitas.

Kepala Pusat Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Romi Faslah, S.Pd.I., M.Si., mengapresiasi perjuangan peserta yang berhasil mengamankan posisi kedua.

“Medali perak ini adalah hasil dari proses, latihan, kesiapan, dan keberanian mahasiswa untuk tampil. Kami tentu mengapresiasi perjuangan mereka. Ini juga menjadi motivasi agar mahasiswa terus mengembangkan potensi dan berani berkompetisi,” ujar Romi.

Menurut Romi, prestasi tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa UIN Malang memiliki ruang prestasi yang luas. Kemampuan mahasiswa tidak hanya diuji melalui bidang akademik, tetapi juga olahraga, seni, dan berbagai kompetisi lainnya.

Perak Pop Solo Islami menjadi bukti bahwa panggung PORSI Jawara mampu membuka ruang bagi talenta mahasiswa untuk berbicara melalui karya dan penampilan.

Bagi kontingen UIN Malang, perjuangan belum selesai. Medali perak tersebut menjadi tambahan energi untuk menghadapi pertandingan dan perlombaan pada cabang lainnya.

Romi meminta seluruh kontingen tetap menjaga semangat, fokus, dan sportivitas.

“Jangan cepat puas. Terus berjuang, berikan penampilan terbaik, dan jaga nama baik UIN Malang sampai seluruh rangkaian PORSI Jawara selesai,” katanya. ( Eno).