Lanud Abd. Saleh Terbangkan Lebih 2 Ton Bantuan Malang Raya untuk Korban Gempa NTT

1967041_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Lanud Abdulrachman Saleh memberangkatkan lebih dari dua ton bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui jalur udara, Rabu (2/9/2026).

 

Lanud Abdulrachman Saleh memberangkatkan bantuan tersebut dari Apron Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, menggunakan pesawat Boeing 737 TNI AU A-7306 dari Skadron Udara 17.

Bantuan yang dikirim merupakan hasil gotong royong masyarakat Kota Malang, berbagai instansi, dan sekolah-sekolah di wilayah Malang Raya.

 

Berbagai elemen masyarakat mengumpulkan bantuan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap warga NTT yang tengah menghadapi dampak bencana gempa bumi.
Lanud Abdulrachman Saleh kemudian memfasilitasi pengiriman bantuan melalui jalur udara untuk mempercepat distribusi logistik menuju wilayah terdampak.

 

Dukungan transportasi udara tersebut menjadi bagian dari peran TNI Angkatan Udara dalam membantu penanganan bencana.

Bantuan kemanusiaan itu terdiri atas berbagai kebutuhan pokok masyarakat. Beras, minyak goreng, susu dan bahan pangan lainnya menjadi bagian dari logistik yang diberangkatkan.

Selain kebutuhan pangan, masyarakat Malang Raya juga mengumpulkan pakaian layak pakai, selimut dan obat-obatan.

 

Bantuan tersebut diharapkan dapat memenuhi sebagian kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak gempa bumi.
Komandan Lanud Abdulrachman Saleh,

 

Marsma TNI Reza R.R. Sastranegara, S.Sos., M.A.P., MNSS, mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas berbagai pihak terhadap masyarakat NTT.

“Bencana alam merupakan duka kita bersama. Melalui bantuan kemanusiaan ini, kami berharap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di NTT. Semoga bantuan ini dapat segera diterima dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Reza.

Menurut Reza, TNI Angkatan Udara senantiasa siap mendukung upaya kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Kekuatan udara, kata dia, memiliki kemampuan untuk mengirimkan bantuan secara cepat dan efektif ke wilayah yang membutuhkan.

Penggunaan pesawat Boeing 737 TNI AU A-7306 dari Skadron Udara 17 menjadi bagian penting dalam misi tersebut. Pesawat itu membawa logistik hasil kepedulian masyarakat Malang Raya untuk dikirimkan kepada masyarakat terdampak di NTT.

 

Lanud Abdulrachman Saleh memanfaatkan kemampuan transportasi udara untuk mempercepat mobilisasi bantuan kemanusiaan. Langkah tersebut sekaligus menunjukkan kesiapan satuan TNI AU dalam mengerahkan sarana udara ketika terjadi kondisi darurat yang membutuhkan distribusi logistik secara cepat.

 

Dalam misi kemanusiaan itu, Divisi Infanteri 2 Kostrad turut mengirimkan bantuan berupa beras bagi masyarakat terdampak gempa bumi di NTT.

Keterlibatan Divisi Infanteri 2 Kostrad memperkuat sinergi antarsatuan TNI dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan bantuan. Bantuan tersebut kemudian menjadi bagian dari keseluruhan logistik yang diberangkatkan melalui Lanud Abdulrachman Saleh.

Pengiriman bantuan melalui jalur udara juga menjadi bentuk dukungan Lanud Abdulrachman Saleh terhadap upaya percepatan penanganan pascabencana. Sarana transportasi udara memungkinkan bantuan dari Malang Raya segera bergerak menuju wilayah yang membutuhkan.

 

Masyarakat Kota Malang, instansi, dan sekolah-sekolah di Malang Raya menjadi sumber utama bantuan kemanusiaan tersebut. Mereka menunjukkan kepedulian melalui gotong royong untuk membantu saudara-saudara di NTT yang sedang menghadapi musibah.

 

Lanud Abdulrachman Saleh selanjutnya menjadi bagian penting yang menghubungkan kepedulian tersebut dengan kebutuhan masyarakat di wilayah bencana. Melalui dukungan pesawat TNI AU, bantuan yang terkumpul di Malang Raya dapat diberangkatkan melalui jalur udara.

Reza menegaskan kesiapan TNI AU untuk terus mendukung misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Menurutnya, kekuatan udara dapat digunakan untuk membantu mempercepat distribusi bantuan ketika masyarakat berada dalam situasi darurat.

Pengiriman lebih dari dua ton bantuan dari Malang Raya ke NTT menjadi bukti sinergi antara masyarakat dan TNI. Gotong royong masyarakat menyediakan bantuan, sedangkan Lanud Abdulrachman Saleh mengerahkan dukungan transportasi udara untuk membantu mengantarkan bantuan tersebut kepada masyarakat terdampak.

 

Misi tersebut sekaligus menegaskan peran Lanud Abdulrachman Saleh tidak hanya sebagai pangkalan operasi udara, tetapi juga sebagai bagian dari kekuatan TNI AU dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

Dari Apron Lanud Abdulrachman Saleh, bantuan masyarakat Malang Raya diberangkatkan menuju NTT. Lebih dari dua ton logistik itu membawa satu pesan penting: solidaritas kemanusiaan tidak mengenal jarak, dan kepedulian masyarakat dapat bergerak cepat ketika didukung kekuatan udara. ( Eno).