Sentot Ari Wahyudi Buka Kejuaraan Biliar Se-Jawa Timur, Jadi Ajang Ukur Atlet Menuju Porprov 2027

IMG_20260822_030332

Batu | Serulingmedia.com – Ketua KONI Kota Batu Sentot Ari Wahyudi membuka Turnamen Biliar Piala Kemerdekaan Jawa Timur 2026 di Omah Kafe & Billiard GStar2, Jalan Suropati Nomor 30, Kota Batu, Jumat (21/8/2026).

 

Pembukaan ditandai dengan pemukulan bola biliar oleh Sentot Ari Wahyudi. Turnamen yang digelar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Batu tersebut berlangsung 21–23 Agustus 2026.

 

Sentot mengatakan, kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bagian dari persiapan atlet Kota Batu menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada POBSI Kota Batu yang menggelar turnamen, baik untuk tingkat pemula maupun sebagai persiapan atlet menuju Porprov,” kata Sentot.

Menurut dia, turnamen tersebut dapat menjadi bagian dari program latihan dan uji tanding atlet. Para atlet membutuhkan lawan dengan kemampuan yang lebih tinggi untuk mengukur kapasitas sekaligus meningkatkan kemampuan bertanding.

“Melalui turnamen ini, mereka dapat menemukan lawan tanding yang levelnya lebih tinggi. Atlet tidak boleh berhenti berlatih dan harus terus mencari lawan tanding yang terukur,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua POBSI Kota Batu sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Gaib Sampurno, mengatakan Turnamen Biliar Piala Kemerdekaan Jawa Timur 2026 mempertandingkan kategori Pemula dan Pratama.

Kategori Pemula diperuntukkan bagi pemain yang baru pertama mengikuti kompetisi, sedangkan kategori Pratama diikuti atlet yang telah memiliki pengalaman dan prestasi.

“Momentum Kemerdekaan kami jadikan sebagai semangat untuk melahirkan atlet-atlet baru. Piala Kemerdekaan bukan sekadar trofi, tetapi simbol sportivitas, pembinaan, dan lahirnya generasi baru olahraga biliar,” kata Gaib.

Pertandingan menggunakan nomor 9 Ball Handicap (HC) 4 dan 5 dengan sistem gugur atau single elimination. Babak final dijadwalkan berlangsung pada Minggu (23/8/2026).

Hingga awal Agustus, sebanyak 28 peserta telah mendaftar. Mereka berasal dari Malang Raya, Kediri, Blitar, Madiun, Tuban, Pacitan, dan sejumlah daerah lain di Jawa Timur.

Panitia menetapkan biaya pendaftaran Rp30 ribu. Khusus atlet Porprov Jawa Timur, biaya penyisihan sebesar Rp15 ribu atau mendapat potongan 50 persen.

Turnamen tersebut menyediakan total hadiah Rp5,5 juta. Juara pertama mendapatkan hadiah Rp2,5 juta, trofi, piagam penghargaan, dan jersey juara.

Gaib berharap kejuaraan tersebut dapat menjadi agenda tahunan sekaligus wadah pembinaan atlet muda dan memperkuat posisi Kota Batu sebagai salah satu daerah pengembangan olahraga biliar di Jawa Timur.( Eno).