Alfi Lailatul Maghfiroh, Mahasiswi Humaniora UIN Malang yang Menembus Panggung Dunia Lewat Pidato Berbahasa Inggris

1786698_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Di tengah persaingan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri, nama Alfi Lailatul Maghfiroh muncul sebagai salah satu talenta muda yang sukses mengharumkan nama Indonesia.

 

Mahasiswi Program Studi Sastra Inggris semester IV Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang itu berhasil meraih penghargaan Best English Speech pada International Student Competition ADIA 2026, sebuah ajang akademik bertaraf internasional yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara.

 

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa usia muda bukan penghalang untuk tampil percaya diri di panggung global.

 

Dengan kemampuan berbahasa Inggris yang mumpuni, Alfi mampu memikat dewan juri melalui kemampuan berbicara yang komunikatif, argumentatif, dan inspiratif.

 

Kompetisi yang diselenggarakan Asosiasi Dosen Ilmu Adab Indonesia (ADIA) bekerja sama dengan Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon itu berlangsung secara daring sejak 1 Mei hingga 24 Juli 2026.

 

Ratusan mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia mengikuti ajang tersebut, bersama peserta dari sejumlah perguruan tinggi mancanegara seperti Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah, Universiti Islam Selangor, Kolej Universiti Perguruan Ugama Seri Begawan, dan Universitas Islam Sultan Sharif Ali.

Di kategori Speech Contest, Alfi tampil sebagai peserta individu.

 

Berdasarkan penilaian dewan juri, ia dinobatkan sebagai penerima penghargaan Best English Speech sekaligus menempati peringkat kelima pada penilaian gabungan pidato dalam Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris.

 

Penghargaan tersebut dituangkan dalam Certificate of Achievement yang diterbitkan ADIA bersama Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

 

Bagi Alfi, pencapaian itu bukan sekadar trofi, melainkan buah dari proses belajar yang panjang. Ia memanfaatkan kompetisi sebagai ruang menguji kemampuan sekaligus bertukar pengalaman dengan mahasiswa dari berbagai negara.

“Mengikuti International Student Competition 2026 menjadi pengalaman yang sangat berharga dan memberikan banyak pelajaran bagi saya. Saya bersyukur dapat meraih penghargaan Best English Speech serta menempati peringkat lima pada penilaian gabungan pidato Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Semoga kegiatan ini terus menjadi wadah yang menginspirasi mahasiswa untuk terus berkembang dan berprestasi,” ujar Alfi.

 

Keberhasilan Alfi mencerminkan kualitas pembinaan akademik di Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang secara konsisten melahirkan mahasiswa berprestasi.

 

Penguasaan bahasa asing, kemampuan berpikir kritis, literasi digital, serta keberanian tampil di forum internasional menjadi modal penting yang terus dikembangkan kampus.

 

Prestasi tersebut sekaligus memperkuat reputasi Fakultas Humaniora sebagai salah satu pusat pengembangan talenta muda yang mampu bersaing di tingkat global.

 

Di tengah derasnya kompetisi internasional, sosok Alfi Lailatul Maghfiroh menjadi inspirasi bahwa kerja keras, ketekunan, dan keberanian mengambil tantangan mampu membawa mahasiswa Indonesia berdiri sejajar dengan peserta dari berbagai negara.

 

Bagi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, capaian Alfi bukan hanya sebuah kemenangan individu, melainkan simbol lahirnya generasi muda yang siap menjadi duta akademik Indonesia di panggung dunia.( Eno).