BLC Al Hikmah IIBS Batu Tempa Generasi Qur’ani, Cetak Pemimpin Masa Depan Berkarakter dan Berdaya Saing
Batu | Serulingmedia.com – Al Hikmah IIBS Batu tahun ajaran 2026/2027 kembali menegaskan komitmennya dalam membangun generasi Qur’ani yang berkarakter melalui penyelenggaraan Building Leadership Culture (BLC) Tahun 2026–2027.
Kegiatan dilaksanakan mulai 13 Juli hingga 29 Agustus 2026, ratusan santri menjalani pendidikan intensif yang memadukan pembinaan spiritual, akademik, kepemimpinan, serta ketahanan fisik dalam satu sistem pendidikan terpadu.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 03.30 WIB hingga malam hari itu dirancang untuk membentuk pribadi santri yang disiplin, mandiri, dan siap menjadi pemimpin masa depan.
Rutinitas diawali dengan bersih diri, qiyamul lail, salat Subuh berjamaah, dan zikir bersama wali asrama, kemudian dilanjutkan pembelajaran Al-Qur’an, olahraga pagi, hingga berbagai materi pengembangan diri.
Materi yang diberikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan akademik, tetapi juga membangun pola pikir kepemimpinan dan wawasan global.
Peserta mengikuti program Drop Everything and Read (DEAR), Research Culture in BRIN, Bridging Course Math, Organisational Thinking, Life Plan Proposal, serta penyuluhan dari BNN dan Puskesmas melalui tema Lead a Healthy Life dan Stay Drug-Free.
Pada akhir pekan, para peserta juga ditempa melalui kegiatan kesamaptaan bersama TNI, latihan Pramuka, bina jasmani, dan berbagai aktivitas mandiri yang mengasah ketangguhan fisik maupun mental.
Sementara pada malam hari, rangkaian kegiatan ditutup dengan tahsinul qiraah, tahfidz Al-Qur’an, majelis zikir, serta apel malam atau muhasabah yaumi sebagai sarana evaluasi dan refleksi diri.

kepala Sekolah SMA Al Hikmah IIBS Batu Ahmad Fais, menegaskan bahwa BLC merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai insan Qur’ani.
“Kami ingin melahirkan santri Al Hikmah yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat imannya, tangguh fisiknya, dan memiliki kepemimpinan yang berlandaskan Al-Qur’an. BLC ini adalah kawah candradimuka untuk mencetak pemimpin masa depan yang siap mengabdi kepada bangsa dan agama,” tegas Ahmad Fais.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh wali asrama, guru, dan musyrif yang mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung dengan penuh dedikasi dan keteladanan.
“Disiplin, kebersamaan, dan kecintaan kepada Al-Qur’an yang ditempa selama BLC diharapkan menjadi bekal saat mereka kembali ke tengah masyarakat. Inilah wajah pendidikan Al Hikmah, mendidik dengan ilmu dan menguatkan dengan iman,” tambahnya.
Melalui konsep pendidikan selama 24 jam yang memadukan kecerdasan intelektual, spiritual, emosional, dan fisik, BLC Al Hikmah IIBS menjadi bukti bahwa pendidikan karakter membutuhkan proses yang konsisten dan menyeluruh.
Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta semangat pengabdian.
Dengan bekal nilai-nilai Al-Qur’an, para santri diharapkan tumbuh sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, agama, dan kemanusiaan.( Eno).






