BKPRMI Jeneponto Susun Arah Dakwah Lima Tahun, Pemkab Dorong Program Nyata untuk Pembinaan Generasi Muda

1697946_11zon

Jeneponto | Serulingmedia.com – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Jeneponto mulai menyusun arah kebijakan organisasi untuk lima tahun ke depan.

 

Melalui Rapat Kerja (Raker) periode 2026–2031, BKPRMI didorong tidak hanya memperkuat syiar Islam, tetapi juga melahirkan program yang berdampak langsung bagi pembinaan generasi muda.

 

Rapat kerja bertema “Bersinergi dalam Dakwah, Menebar Bahagia Membahagiakan Umat” itu digelar di Aula Kalabbirang, Rumah Jabatan Bupati Jeneponto, Jumat (10/7/2026).

 

Kegiatan dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Jeneponto Dr. Aspa Muji, S.STP., M.Si., Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto Abu Bakar Halim, S.H., jajaran kepala OPD, pengurus BKPRMI, serta sejumlah undangan.

Ketua Umum DPD BKPRMI Kabupaten Jeneponto, Abu Bakar Halim, mengatakan rapat kerja menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi merupakan fondasi utama agar program dakwah tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia.

Sementara itu, Penjabat Sekda Jeneponto Aspa Muji menegaskan BKPRMI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan keagamaan, penguatan karakter, dan penanaman nilai-nilai moral.

 

“Pemerintah Kabupaten Jeneponto senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan seluruh organisasi kemasyarakatan, termasuk BKPRMI. Kami berharap rapat kerja ini melahirkan program-program yang inovatif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang religius dan berkarakter,” ujar Aspa Muji.

 

Ia juga mengajak seluruh jajaran BKPRMI untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, serta menjadi pelopor dakwah yang sejuk, moderat, dan membawa kemaslahatan bagi umat.

 

Menurut Aspa Muji, tantangan pembinaan generasi muda saat ini membutuhkan kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.

 

Karena itu, program kerja BKPRMI diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat pembangunan karakter di Kabupaten Jeneponto.

Melalui rapat kerja tersebut, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap sinergi dengan BKPRMI semakin solid sehingga berbagai program pembinaan keumatan dan pemberdayaan generasi muda dapat berjalan secara berkelanjutan demi mewujudkan masyarakat Jeneponto yang religius, berkarakter, dan sejahtera.(Yah/Eno).