Ratusan Taekwondoin Padati UIN Maliki Malang, Latihan Lintas Ranting Perkuat Soliditas
Malang | Serulingmedia.com – Ratusan peserta dalam balutan dobok putih memadati area depan Gedung B UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam sebuah latihan bersama yang digelar UKM Tae Kwon Do.
Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi besar yang mempertemukan anggota lintas ranting dalam satu ritme gerakan, Sabtu (25/3/2026).
Sebanyak 245 peserta ambil bagian dalam latihan tersebut. Skala besar ini menghadirkan dinamika berbeda dibandingkan latihan rutin, di mana biasanya peserta terbagi dalam kelompok dan jadwal terpisah.Kali ini, seluruh elemen dilebur dalam satu forum terbuka.
Latihan dipandu langsung oleh pelatih dan senior dengan fokus pada penguatan teknik dasar serta peningkatan daya tahan fisik.
Namun, perhatian utama justru tertuju pada kemampuan peserta menjaga keselarasan gerak dalam jumlah besar, menjadikan koordinasi sebagai aspek krusial.
Ketua Umum UKM Tae Kwon Do, Pandhu Syach Aryanto, mengarahkan jalannya latihan dengan menitikberatkan pada pembentukan pola kerja tim.
Menurutnya, kemampuan individu harus berjalan seiring dengan kekompakan kolektif agar organisasi dapat berkembang secara optimal.
Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi antaranggota dari berbagai ranting. Suasana yang terbangun lebih cair tanpa sekat formal, sehingga komunikasi berlangsung alami dan memperkuat relasi internal.
Pendiri UKM Tae Kwon Do Indonesia UIN Maliki Malang, Arif Suyono, menilai momentum ini sebagai peluang strategis.
Ia menegaskan bahwa latihan bersama tidak hanya bertujuan mengasah kemampuan fisik, tetapi juga membangun keakraban dan kebersamaan sebagai fondasi organisasi.
“Momentum berkumpulnya ratusan praktisi Tae Kwon Do hari ini adalah peluang emas yang harus kita syukuri. Ini bukan hanya soal mengasah fisik, tetapi tentang bagaimana kita merajut keakraban, kekompakan, dan kebersamaan untuk memaksimalkan potensi organisasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari capaian prestasi, tetapi juga kualitas hubungan antaranggota.
Latihan lintas ranting dinilai penting untuk menyatukan arah dan menjaga ritme perkembangan organisasi.
Kegiatan ini mencerminkan kecenderungan baru dalam pengelolaan organisasi mahasiswa, di mana latihan tidak lagi sekadar rutinitas, melainkan menjadi sarana konsolidasi untuk memperkuat fondasi dan keberlanjutan organisasi. (Eno)






