UIN Malang Gandeng TPS GPA Raya, Bidik Keluarga Jadi Garda Terdepan Kelola Sampah
Malang | Serulingmedia.com – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mulai menjajaki pengembangan program pengelolaan sampah berbasis keluarga bersama Tempat Pengolahan Sampah (TPS) GPA Raya, Sabtu (26/9/2026).
Penjajakan tersebut dilakukan melalui koordinasi tim pengabdian dengan Ketua TPS GPA Raya, Faeshol Efendi.
Pertemuan membahas pengembangan program edukasi yang diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah sejak dari rumah.
Ketua Tim Pengabdian, Muh. Anwar Fu’ady, mengatakan pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya, yakni keluarga. Keberadaan TPS, menurut dia, akan lebih optimal jika masyarakat telah memiliki kebiasaan memilah sampah sebelum dibawa ke tempat pengolahan.
“Pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan proses di TPS. Perubahan perlu dimulai dari keluarga sebagai tempat pertama sampah dihasilkan,” ujar Anwar.
Menurutnya, pemilahan sampah perlu didorong menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya menjadi pengguna layanan TPS, tetapi juga terlibat aktif dalam mengurangi dan memilah sampah dari sumbernya.
Dalam penjajakan tersebut, tim juga membahas rencana produksi film dokumenter sebagai media sosialisasi dan edukasi.
Film akan mengangkat aktivitas TPS GPA Raya sekaligus menyampaikan pentingnya pengelolaan dan pemilahan sampah berbasis keluarga.
“Kami ingin menghadirkan media edukasi yang tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga memperlihatkan praktik nyata pengelolaan sampah di masyarakat,” kata Anwar.
Film dokumenter tersebut nantinya diarahkan untuk memperkenalkan aktivitas TPS GPA Raya, proses pengelolaan sampah, serta peran keluarga dalam memilah sampah sejak dari rumah.
Penggunaan media audiovisual diharapkan membuat pesan edukasi lebih dekat dengan pengalaman masyarakat.
Praktik yang berlangsung di TPS GPA Raya juga dapat menjadi gambaran konkret bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang dapat dimulai dari lingkungan keluarga.
Tim pengabdian terdiri atas Muh. Anwar Fu’ady, M. Anwar Masadi, serta dua mahasiswa, Nurmadjidah Maradjabessy dan Mochamad Muzaky Abdur Rohman.
Mereka berasal dari Fakultas Psikologi dan Fakultas Humaniora UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
Kolaborasi dengan TPS GPA Raya menjadi bagian dari upaya LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengembangkan program pengabdian yang berangkat dari kebutuhan masyarakat.
Perguruan tinggi diharapkan dapat memberikan dukungan melalui edukasi dan pengembangan media komunikasi, sementara TPS GPA Raya menjadi ruang praktik pengelolaan sampah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Hasil penjajakan ini selanjutnya akan menjadi bahan untuk mematangkan konsep film dokumenter dan bentuk sosialisasi yang akan dikembangkan bersama.
Program tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat eksistensi TPS GPA Raya, tetapi juga mendorong keluarga menjadi garda terdepan dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya. ( Eno).
