Rotasi Jabatan Jadi Strategi Cegah Moral Hazard di ATR/BPN

922949_11zon

Jakarta | Serulingmedia.com — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali melakukan penyegaran organisasi melalui Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT Pratama), yang digelar di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Kamis (22/01/2026).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, yang menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan langkah strategis untuk menjaga profesionalisme birokrasi sekaligus mencegah terjadinya penyalahgunaan kewenangan.

“Pelantikan JPT Pratama ini adalah agenda rutin dalam rangka tour of duty. Sejak awal, komitmen kita jelas, setiap jabatan maksimal dua tahun dilakukan rotasi agar tidak berada di zona nyaman, tidak merasa tersentuh, dan untuk menghindari moral hazard,” tegas Nusron dalam sambutannya.

Menurut Nusron, rotasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, tetapi bagian dari sistem pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN).

Melalui mekanisme ini, pejabat diharapkan memiliki pengalaman yang lebih luas, kapasitas yang meningkat, serta kematangan dalam pengambilan kebijakan.

“Ini praktik yang lazim di berbagai institusi pelayanan publik seperti pajak, bea cukai, kepolisian, dan kejaksaan. Mereka dipindah-pindah untuk menambah jam terbang, meningkatkan kapasitas, serta memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat,” imbuhnya.

Dalam pelantikan tersebut, tiga pejabat JPT Pratama resmi dilantik, yakni:

1.Wartomo sebagai Inspektur Bidang Investigasi.

2. Muhammad Rizal sebagai Direktur Pengaturan dan Penetapan Hak Atas Tanah dan Ruang,

3. Budi Kristiyana sebagai Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Selatan.

Rangkaian pelantikan juga diisi dengan pembacaan Pakta Integritas yang diwakili oleh Wartomo, sekaligus penandatanganan berita acara pengambilan sumpah/janji jabatan.

Adapun saksi penandatanganan berita acara tersebut yakni Sudaryanto, Sekretaris Direktorat Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (Sesditjen PHPT), serta Sutaryono, Sekretaris Inspektorat Jenderal (Sesitjen).

Pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan, bersama sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN, menandai komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pertanahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. (Sar)