Mahasiswa Psikologi UIN Malang Hadirkan Sahabat Rasa di CFD Ijen, Ajak Warga Lebih Peka terhadap Emosi

JALANAN_11zon

Malang I Serulingmedia.com – Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mengajak masyarakat lebih mengenali dan mengelola emosi melalui kegiatan promosi kesehatan mental bertajuk Sahabat Rasa di kawasan Car Free Day (CFD) Ijen, Malang, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut menjadi ruang edukasi interaktif bagi masyarakat untuk memahami kondisi psikologis diri, mengekspresikan perasaan, serta mempelajari cara sederhana menjaga kesehatan mental.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya meningkatkan literasi kesehatan mental sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa kesehatan psikologis perlu mendapat perhatian yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

Berbagai media edukasi disiapkan untuk memudahkan pengunjung memahami pentingnya mengenali emosi, mulai dari standing banner, poster edukasi, hingga Board of Feelings.

Standing banner menampilkan beragam jenis emosi yang dapat dialami seseorang. Sementara itu, poster edukasi menjelaskan pengertian emosi, macam-macam emosi, serta cara mengenalinya melalui kondisi fisik, pikiran, dan perilaku.

Mahasiswa juga membagikan sejumlah strategi sederhana untuk mengelola emosi, seperti mengatur napas, bercerita kepada orang yang dipercaya, beristirahat, berolahraga, melakukan hobi, dan menuliskan perasaan.

Selain edukasi dasar, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya mencari bantuan profesional ketika kesulitan emosional berlangsung lama, mengganggu tidur dan aktivitas sehari-hari, memengaruhi hubungan sosial, atau sulit dikendalikan secara mandiri.

Pengunjung juga memperoleh informasi mengenai layanan konseling di Laboratorium Konseling Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Board of Feelings, Ruang untuk Mengekspresikan Perasaan

Salah satu aktivitas yang menarik perhatian pengunjung adalah Board of Feelings. Melalui media ini, masyarakat diajak menuliskan perasaan yang sedang dialami pada kertas sticky note, kemudian menempelkannya pada papan yang telah disediakan.

Setelah menuliskan perasaan, pengunjung mendapatkan penjelasan singkat dari mahasiswa menggunakan poster edukasi yang tersedia. Aktivitas tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenali emosi sekaligus memahami pentingnya mengekspresikan dan mengelolanya secara sehat.

Sebagai bentuk apresiasi, pengunjung yang berpartisipasi juga mendapatkan hadiah kecil atau mini gift.

Dosen pembimbing mata kuliah Psikoterapi, Dr. Muh. Anwar Fu’ady, S.Psi., MA., mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa, tetapi juga diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap mahasiswa tidak hanya memahami teori psikologi di ruang perkuliahan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan nyata. Kegiatan promosi kesehatan mental ini menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya mengenali dan mengelola emosi. Harapannya, kegiatan sederhana ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan menumbuhkan kepedulian terhadap kesehatan mental,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Sahabat Rasa, Najwa Fadhilah Awlia Ahmad, menjelaskan kegiatan tersebut berangkat dari kesadaran bahwa kondisi emosional kerap terabaikan di tengah kesibukan sehari-hari.

Menurutnya, tidak sedikit orang terbiasa mengatakan dirinya baik-baik saja, meskipun sebenarnya sedang mengalami kelelahan emosional atau membutuhkan tempat untuk bercerita.

“Kesehatan mental itu sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Kadang kita terlalu terbiasa untuk mengatakan bahwa kita baik-baik saja, padahal sebenarnya sedang lelah atau membutuhkan tempat untuk bercerita. Karena itu, melalui kegiatan ini kami ingin menyediakan ruang sederhana bagi masyarakat untuk belajar, berbagi, dan lebih peduli dengan kondisi dirinya,” ujarnya.

Terapkan Ilmu Psikologi melalui Project-Based Learning

Kegiatan Sahabat Rasa dilaksanakan oleh tujuh mahasiswa, yakni Najwa Fadhilah Awlia Ahmad selaku ketua kelompok, Sahil Hasbi, M. Celvin Ariffudin, M. Giovanni Fasya, Aqila Nashwa Hafiza, Qurrota Ayun Nisaa Ashoolihah, dan Fathin Furoidah.

Mereka terlibat dalam perencanaan kegiatan, pengembangan media edukasi, serta interaksi langsung dengan masyarakat.

Proyek ini merupakan implementasi Project-Based Learning (PjBL) dalam mata kuliah Psikoterapi. Melalui metode pembelajaran berbasis proyek tersebut, mahasiswa mendapat kesempatan untuk menghubungkan teori yang dipelajari di bangku kuliah dengan kebutuhan nyata di tengah masyarakat.

Selain memperdalam pemahaman akademik, mahasiswa juga mengembangkan keterampilan komunikasi, menyampaikan informasi psikologis secara bertanggung jawab, dan menerapkan pengetahuan psikologi dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui Sahabat Rasa, Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang diharapkan terus mendorong pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga memberikan kontribusi sosial.

Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya memperluas literasi kesehatan mental, menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi emosional, serta mendorong pencarian bantuan profesional ketika diperlukan. ( Eno)