FST UIN Maliki Malang Gelar ICGT 16, Luncurkan Inkubator Bisnis Saintek
Malang | Serulingmedia.com – Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memperkuat peran riset dan inovasi dalam menjawab tantangan lingkungan melalui penyelenggaraan The 16th International Conference on Green Technology (ICGT 16) dan Green Technology Expo 2026, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan bertema “Empowering Environmental and Renewable Technology Development” ini juga ditandai dengan peluncuran Inkubator Bisnis Saintek untuk mendorong lahirnya wirausaha berbasis sains dan teknologi.
Rangkaian kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Maliki Malang, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D.
Pembukaan ini menandai dimulainya konferensi internasional dan pameran teknologi hijau yang menjadi ruang pertukaran gagasan, hasil penelitian, serta inovasi untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.
Melalui ICGT 16, FST UIN Maliki Malang mendorong pengembangan teknologi lingkungan dan energi terbarukan sebagai bagian dari upaya menghadirkan solusi atas berbagai persoalan lingkungan.
Forum akademik ini juga membuka peluang pertukaran pengetahuan dan kolaborasi untuk memperkuat pengembangan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Tema yang diusung menegaskan pentingnya pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam menghadapi tantangan lingkungan.
Pengembangan teknologi ramah lingkungan dan energi terbarukan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Selain konferensi dan pameran, agenda penting dalam kegiatan tahun ini adalah Grand Launching Inkubator Bisnis Saintek.
Kehadiran inkubator tersebut menjadi langkah untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis sains dan teknologi, terutama bagi mahasiswa serta generasi muda yang memiliki gagasan inovatif.
Inkubator Bisnis Saintek diharapkan menjadi wadah pengembangan ide, inovasi, dan produk agar memiliki peluang untuk diterapkan secara lebih luas.
Melalui fasilitas ini, mahasiswa didorong tidak hanya menghasilkan gagasan dan penelitian, tetapi juga mengembangkan potensi bisnis dari inovasi yang dihasilkan.
Langkah tersebut sekaligus membuka peluang untuk menghubungkan hasil penelitian dan pembelajaran di lingkungan kampus dengan kebutuhan industri serta masyarakat.
Dengan demikian, inovasi yang lahir dari perguruan tinggi diharapkan memiliki nilai tambah, baik dari sisi pengembangan ilmu pengetahuan maupun manfaat ekonomi.
Penyelenggaraan ICGT 16, Green Technology Expo 2026, dan peluncuran Inkubator Bisnis Saintek menjadi bagian dari upaya FST UIN Maliki Malang mengintegrasikan penelitian, pengembangan teknologi, dan kewirausahaan.
Melalui rangkaian kegiatan ini, FST UIN Maliki Malang menegaskan komitmennya dalam mendorong inovasi sains dan teknologi yang berorientasi pada keberlanjutan.
Kolaborasi akademik yang terbangun diharapkan mampu melahirkan inovator dan wirausaha muda yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu menghadirkan solusi konkret bagi persoalan lingkungan dan kebutuhan masyarakat. ( Eno).
