Dorong Desa Melek Keuangan Digital, FEB UMI Latih Aparatur Padang Lampe Kelola Anggaran Berbasis Excel
Pangkep | Serulingmedia.com — Pengelolaan keuangan desa dituntut semakin tertib, transparan, dan akuntabel seiring besarnya tanggung jawab pemerintah desa dalam mengelola anggaran pembangunan.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar memberikan pelatihan pengelolaan dan penyusunan laporan keuangan kepada aparatur Desa Padang Lampe, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Pelatihan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tersebut digelar Senin (5/10/2026), dengan mengangkat materi Penyusunan Laporan Keuangan Anggaran Desa Berbasis Microsoft Excel.
Kegiatan menyasar aparatur desa, bendahara desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta unsur kepala dusun. Selain membekali peserta dengan keterampilan teknis, pelatihan juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman mengenai akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran desa.
Salah satu materi utama disampaikan Dr. Tenriwaru, SE., M.Si., Ak., CA., yang membahas Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Menurutnya, pengelolaan keuangan desa harus dilakukan secara tertib sejak tahap perencanaan hingga pelaporan.
“Pengelolaan keuangan desa tidak hanya berkaitan dengan kemampuan administratif, tetapi juga membutuhkan pemahaman mengenai akuntabilitas, transparansi, ketepatan pencatatan, serta kesesuaian antara anggaran dan realitas kegiatan,” ujar Dr. Tenriwaru.
Ia menegaskan, pemanfaatan teknologi sederhana seperti Microsoft Excel dapat membantu aparatur desa mengolah data keuangan secara lebih sistematis.
“Pemanfaatan Excel dan pemahaman terhadap Siskeudes diharapkan dapat membantu aparatur desa dalam melakukan pencatatan dan penyusunan laporan secara lebih sistematis,” jelasnya.
Dalam praktiknya, peserta dilatih mengolah data anggaran dan realisasi kegiatan menggunakan Microsoft Excel. Data tersebut kemudian disusun menjadi informasi keuangan yang lebih mudah dibaca dan dapat digunakan sebagai bahan pertanggungjawaban pemerintah desa.
Pelatihan tidak hanya berlangsung dalam bentuk pemaparan materi. Peserta juga mengikuti diskusi dan praktik secara langsung.
Sejumlah persoalan yang dihadapi aparatur dalam administrasi dan pengelolaan keuangan desa dibahas bersama untuk mendapatkan solusi yang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Tim PKM FEB UMI Makassar dipimpin Dr. Andi Nurwanah, SE., M.Si., Ak., CA., dengan anggota Dr. Rastina Kalla, SE., M.Si. dan Muh. Arsyad, SE., M.Ak.
Menurut tim pelaksana, peningkatan kapasitas aparatur menjadi penting karena pemerintah desa berhadapan langsung dengan berbagai aktivitas pengelolaan anggaran yang membutuhkan ketelitian dalam pencatatan, pengolahan data, dokumentasi, hingga pelaporan.
Keterlibatan BPD dan unsur kepala dusun juga dinilai strategis. Pemahaman bersama mengenai anggaran, pelaksanaan program, dan pelaporan diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta mendorong terciptanya tata kelola pembangunan desa yang lebih akuntabel.
Kepala Desa Padang Lampe melalui Sekretaris Desa menyambut positif pelaksanaan pelatihan tersebut. Kegiatan diharapkan mampu meningkatkan kemampuan aparatur dalam mengelola data dan laporan keuangan sekaligus mendukung pemerintahan desa yang transparan, efektif, dan profesional.
Kegiatan PKM FEB UMI Makassar ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Melalui transfer pengetahuan dan keterampilan, perguruan tinggi turut mendorong penguatan kapasitas aparatur serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan di tingkat desa.( Yahya Patta/ Buang Supeno).
