Polda Kalbar Gelar Operasi Patuh Kapuas 2025: Dorong Kesadaran dan Budaya Tertib Lalu Lintas

Screenshot_2025-07-14-13-42-18-819_com.whatsapp-edit

Pontianak | Serulingmedia.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat secara resmi menggelar Operasi Patuh Kapuas 2025 yang ditandai dengan apel gelar pasukan di Lapangan Jananuraga, Mapolda Kalbar, Senin pagi (14/7/2025).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto, dan diikuti oleh 510 personel gabungan dari berbagai satuan fungsi.

Operasi yang berlangsung selama 14 hari ini merupakan bagian dari agenda nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Kapolda Irjen Pipit menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya fokus pada penindakan pelanggaran, namun juga mencakup edukasi serta pencegahan kecelakaan.

“Operasi Patuh bukan sekadar rutinitas, ini adalah upaya strategis untuk menanamkan kesadaran hukum di jalan raya. Budaya tertib berlalu lintas adalah wujud masyarakat yang beradab,” ujar Kapolda dalam amanatnya.

Sasaran prioritas dalam Operasi Patuh Kapuas 2025 meliputi berbagai bentuk pelanggaran seperti pengendara yang melawan arus, tidak memakai helm berstandar SNI, melanggar marka jalan, menggunakan ponsel saat berkendara, hingga pengemudi yang belum cukup umur.

Dalam keterangan terpisah, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bayu Suseno, menekankan pentingnya peran media dalam mendukung keberhasilan operasi ini.

“Peran media sangat penting, bukan hanya di ruang redaksi tapi juga di media sosial. Sosialisasi harus massif dan menjangkau semua lapisan,” jelas Kombes Bayu.

Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan pelanggaran lalu lintas atau potensi kecelakaan di lingkungannya masing-masing.

Operasi Patuh Kapuas 2025 diharapkan menjadi langkah terintegrasi antara penegakan hukum, edukasi publik, dan partisipasi masyarakat demi menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan berkeselamatan.

Masyarakat pun diimbau untuk selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya. Kalimantan Barat diharapkan dapat menjadi contoh daerah yang menjunjung tinggi budaya tertib berlalu lintas di Indonesia. (Pol/Eno).