Nurochman dan Gaib Sampurno Masuk Bursa Ketua KONI Batu, Saatnya Bersatu Majukan Olahraga

2259243_11zon

Batu | Serulingmedia.com – Persaingan memperebutkan kursi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu periode 2026–2030 mulai mengerucut.

Dua nama, yakni Wali Kota Batu Nurochman dan Gaib Sampurno, resmi masuk dalam bursa bakal calon setelah penutupan pendaftaran, Jumat (30/10/2026).

Keduanya diharapkan membawa semangat baru bagi kemajuan olahraga Kota Batu. Kontestasi kepemimpinan KONI bukan sekadar ajang perebutan jabatan, melainkan momentum memperkuat kebersamaan, meningkatkan pembinaan atlet, dan membangun prestasi olahraga daerah.

Berkas pencalonan Nurochman diserahkan melalui kuasanya, Bambang Ragil, beberapa menit menjelang penutupan pendaftaran.

Dokumen tersebut diterima Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) Budi Winarno, didampingi Sekretaris TPP Muladi.

Bambang menegaskan, berkas yang diserahkan merupakan bentuk keseriusan Nurochman untuk maju dalam kontestasi kepemimpinan organisasi olahraga di Kota Batu.

“Benar, saya atas nama Bapak Nurochman, Wali Kota Batu sekaligus Ketua Pelti Batu, mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum KONI Kota Batu periode 2026–2030,” tegas Bambang Ragil seusai menyerahkan berkas.

Sebelumnya, Gaib Sampurno juga telah menyerahkan berkas pencalonan dan menyatakan kesiapannya maju dalam pemilihan Ketua Umum KONI Kota Batu.

Ketua TPP Budi Winarno mengatakan, hingga batas akhir pendaftaran Jumat (30/10/2026), terdapat dua bakal calon yang masuk dalam penjaringan, yakni Nurochman dan Gaib Sampurno.

“Memang hari ini merupakan batas terakhir pendaftaran. Ada dua bakal calon yang masuk. Selanjutnya, kami akan melakukan verifikasi terhadap seluruh persyaratan yang diserahkan,” ungkap Budi.

Menurutnya, setelah pendaftaran ditutup, TPP akan melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi dan persyaratan dukungan masing-masing bakal calon.

Apabila ditemukan kekurangan dokumen, kandidat masih diberi kesempatan untuk melengkapinya dalam waktu sekitar empat hingga lima hari.

Tahapan verifikasi dijadwalkan berlangsung hingga 28 November 2026. Selanjutnya, penetapan calon akan dilaksanakan pada 30 November 2026 melalui agenda Pra-Musorkot.

Sementara itu, Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) yang dijadwalkan pada 12 Desember 2026 menjadi forum untuk membacakan nama-nama calon yang memenuhi persyaratan sekaligus menentukan Ketua Umum KONI Kota Batu periode 2026–2030.

Budi menjelaskan, apabila dari dua bakal calon hanya satu yang memenuhi persyaratan, pemilihan dapat berlangsung secara aklamasi sesuai mekanisme organisasi.

TPP Jamin Transparansi dan Kerahasiaan Dukungan

Di tengah dinamika pencalonan, TPP memastikan seluruh tahapan penjaringan berlangsung transparan dan profesional, termasuk dalam pemeriksaan dokumen dukungan kandidat.

Budi menjelaskan, setiap calon tidak diperkenankan melihat secara langsung surat dukungan milik kandidat lainnya.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga kerahasiaan dokumen dan menghindari potensi persoalan antarkandidat.

Namun, apabila terdapat keraguan terhadap keabsahan atau jumlah dukungan, pemeriksaan dapat dilakukan melalui sidang khusus yang dihadiri calon atau satu orang kuasanya.

“Kalau ada keraguan terhadap jumlah maupun keabsahan dukungan, bisa dilakukan pemeriksaan melalui sidang khusus. Calon dapat hadir sendiri atau diwakili satu orang kuasanya. TPP akan hadir lengkap dalam proses tersebut,” jelas Budi.

Ia menegaskan, transparansi menjadi prinsip penting agar seluruh kandidat mendapatkan perlakuan yang sama dan hasil penjaringan dapat dipertanggungjawabkan.

Berbeda Pilihan, Tetap Bersatu

Lebih jauh, Budi mengingatkan bahwa perbedaan pilihan dalam pemilihan Ketua Umum KONI tidak boleh menjadi alasan terjadinya perpecahan di antara cabang olahraga.

Menurutnya, siapa pun yang nantinya lolos sebagai calon dan terpilih menjadi Ketua Umum KONI harus mendapatkan dukungan bersama.

Sebab, tantangan organisasi olahraga jauh lebih besar daripada sekadar memenangkan kontestasi kepemimpinan.

“Siapa pun nanti yang terpilih menjadi Ketua Umum KONI harus kita dukung bersama. Jangan sampai karena perbedaan pilihan kemudian terjadi perpecahan di antara cabang olahraga. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama memajukan olahraga Kota Batu,” tegas Budi.

Ia berharap seluruh bakal calon, pendukung, dan insan olahraga dapat menghormati setiap tahapan penjaringan hingga pemilihan.

“Kami berharap proses ini berjalan demokratis, transparan, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Jangan hanya mengejar kemenangan, tetapi bagaimana setelah pemilihan kita tetap bersatu membangun prestasi olahraga Kota Batu,” harapnya.

Masuknya Nurochman dan Gaib Sampurno dalam bursa bakal calon menjadi awal dari proses penentuan kepemimpinan KONI Kota Batu untuk empat tahun mendatang.

Kini, perhatian insan olahraga tidak hanya tertuju pada siapa yang akan menduduki kursi Ketua Umum KONI, tetapi juga pada komitmen calon pemimpin dalam membangun pembinaan atlet, memperkuat organisasi cabang olahraga, serta meningkatkan prestasi Kota Batu di tingkat regional maupun nasional.

Pada akhirnya, siapa pun yang terpilih diharapkan mampu merangkul seluruh kekuatan olahraga.

Sebab, kemenangan terbesar bukan hanya terpilihnya seorang ketua, melainkan terbangunnya persatuan untuk membawa olahraga Kota Batu semakin maju dan berprestasi.( Eno).