DWP UIN Maliki Malang Bekali Santri Strategi Digital Marketing, Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren

2256752_11zon

Malang | Serulingmedia.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendorong kemandirian ekonomi pondok pesantren melalui penguatan keterampilan pemasaran digital.

Upaya tersebut diwujudkan melalui program DWP Berdaya berupa Pelatihan Digital Marketing untuk Penguatan Kewirausahaan Pondok Pesantren di Pondok Pesantren Al Hayatul Islamiyah, Kedungkandang, Kota Malang, Kamis (29/10/2026).

Pelatihan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT DWP ke-27 dan Hari Ibu ke-98. Program tersebut sekaligus menjadi langkah konkret DWP UIN Maliki Malang dalam memperkuat pemberdayaan perempuan serta mengembangkan potensi ekonomi berbasis pesantren.

Ketua DWP UIN Maliki Malang, Ny. Layyinah Basri, menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan harus diwujudkan melalui peningkatan keterampilan, penguasaan pengetahuan, dan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Perempuan yang berdaya melahirkan perubahan. Generasi yang sehat dan cerdas menentukan masa depan. Dan perubahan besar selalu dimulai dari langkah nyata hari ini,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutannya.

Menurutnya, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai pusat pendidikan dan pembentukan karakter, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mengembangkan kewirausahaan dan membangun kemandirian ekonomi.

Karena itu, penguasaan pemasaran digital menjadi kebutuhan strategis agar produk-produk pesantren semakin dikenal, memiliki daya saing, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Sekretaris DWP UIN Maliki Malang, Nur Fadhilah, turut mendukung penguatan kapasitas peserta melalui pelatihan yang memberikan bekal praktis dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan kewirausahaan.

Pelatihan diikuti pengurus dan anggota DWP UIN Maliki Malang serta para santri Pondok Pesantren Al Hayatul Islamiyah.

Peserta mendapatkan materi strategi pemasaran digital, pembuatan konten promosi, fotografi produk, penulisan caption pemasaran, hingga pengelolaan media sosial.

Melalui materi tersebut, peserta diharapkan mampu mengemas produk secara lebih menarik, membangun kepercayaan konsumen, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi dan pemasaran yang efektif.

Program ini juga memperkuat kolaborasi antara DWP UIN Maliki Malang dan lingkungan pesantren dalam mengembangkan pemberdayaan perempuan sekaligus membuka peluang usaha yang lebih produktif.

DWP Berdaya tidak sekadar menghadirkan pelatihan, tetapi juga mendorong perubahan pola pikir agar potensi kewirausahaan pesantren dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang mandiri.

Melalui program tersebut, DWP UIN Maliki Malang berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam aktivitas usaha. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan santri dan lingkungan pesantren, tetapi juga keluarga serta masyarakat luas. ( Eno).