PkM UIN Malang Dorong Orang Tua Dampingi Anak Sesuai Tahap Tumbuh Kembang

2050345_11zon

Malang | Serulingmedia.com — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mendorong orang tua meningkatkan keterlibatan dalam mendampingi tumbuh kembang anak sesuai dengan tahapan usianya.

 

Tim PkM menyampaikan dorongan tersebut dalam kegiatan “Pengembangan Model Kolaborasi Sekolah-Keluarga untuk Meningkatkan Well-Being Siswa di Desa Gubugklakah Poncokusumo Kabupaten Malang” di Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Sabtu (19/9/2026).

Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan mempertemukan unsur sekolah dan keluarga untuk memperkuat pendampingan terhadap perkembangan dan kesejahteraan siswa.

Dr. Muh. Anwar Fu’ady, S.Psi., M.A., menjadi pemateri dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan materi “Hadir Sepenuh Hati: Mendampingi Anak Tumbuh Sesuai Usianya.”

Anwar menjelaskan bahwa setiap tahap perkembangan anak memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda. Karena itu, orang tua perlu menyesuaikan pola komunikasi dan cara pendampingan dengan usia anak.

“Orang tua perlu hadir sepenuh hati. Bukan hanya berada secara fisik bersama anak, tetapi juga memberikan perhatian, mendengarkan, dan memahami kebutuhan anak sesuai usianya,” ujar Anwar.

Anwar menjelaskan, anak usia 0 hingga 3 tahun membutuhkan respons orang tua yang tenang ketika menghadapi tangisan maupun ledakan emosi. Orang tua dapat membangun kedekatan melalui kasih sayang, komunikasi, dan aktivitas bermain.

Pada usia 3 hingga 6 tahun, orang tua perlu memberikan ruang kepada anak untuk berkembang sesuai kemampuan dan karakter masing-masing.

 

Orang tua juga perlu mendengarkan anak dengan antusias, menghindari perbandingan dengan anak lain, menyediakan waktu bersama, serta menerapkan aturan yang jelas dan hangat.

Sekolah Perkuat Kolaborasi dengan Keluarga
Kepala MI KH. Hasyim Asy’ari Gubugklakah, Diah Murtiningsih, S.Pd., menilai kegiatan tersebut memberikan pemahaman baru bagi orang tua dalam menjalankan peran pengasuhan.

“Kegiatan ini bisa mengubah mindset kita dalam mendidik anak. Kita perlu lebih hadir dan memberikan perhatian kepada putra-putri kita. Mari bersama-sama belajar dalam mendidik anak dan bekerja sama agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter dan berakhlak mulia,” ungkap Diah.

Ketua Tim PkM, Dr. Fina Hidayati, S.Psi., M.A., mengatakan keluarga dan sekolah perlu membangun keterlibatan bersama dalam pendidikan anak.

“Pengabdian ini menjadi pengingat kita semua sebagai orang tua agar terus berkomitmen memberikan pendidikan terbaik untuk anak. Pendidikan anak membutuhkan keterlibatan bersama antara keluarga dan sekolah,” jelas Fina.

Tim PkM juga mengajak peserta melakukan refleksi terhadap pola interaksi dengan anak. Peserta mengevaluasi cara mereka memberikan perhatian, mendengarkan anak, memberikan dukungan ketika anak menghadapi masalah, serta memberikan ruang bagi anak untuk berkembang sesuai tahap usianya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya LP2M UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menghadirkan kontribusi akademik yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Tim PkM terdiri atas Dr. Fina Hidayati, S.Psi., M.A. sebagai ketua, serta Nailul Fauziyah dan Yhadi Firdiansyah sebagai anggota.( Eno).