Cetak 9 Emas dari 22 Medali di Kejuaraan Internasional, Atlet Taekwondo UIN Malang Unjuk Kelas di Kediri

1540454_11zon

Malang | Serulingamedia.com – UKM Tae Kwon Do Indonesia UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali mengharumkan nama kampus di pentas internasional.

 

Dalam ajang International Ksatria Nusantara PBTI Series 3 yang digelar di GOR Jayabaya, Kediri,Jum’at- Minggu (5–7 /6/2026), kontingen UIN Malang sukses memboyong 22 medali, termasuk 9 medali emas.

 

Prestasi tersebut diraih di tengah persaingan ketat yang melibatkan 1.232 atlet dari berbagai daerah di Indonesia dan sejumlah negara Asia Tenggara, seperti Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Timor Leste, dan Filipina.

 

Kejuaraan ini menjadi salah satu ajang taekwondo internasional paling kompetitif yang digelar tahun ini.
Kontingen UIN Malang tampil pada dua kategori utama, yakni Kyorugi (tarung) dan Poomsae (jurus).

 

Sebanyak 21 atlet diterjunkan untuk menguji kemampuan teknik, strategi, serta mental bertanding menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai negara.

Kerja keras para atlet membuahkan hasil gemilang. UIN Malang berhasil mengoleksi 22 medali yang terdiri dari 9 emas, 9 perak, dan 4 perunggu. Raihan tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus mempertegas posisi UIN Malang sebagai salah satu kampus dengan tradisi pembinaan olahraga prestasi yang kuat.

 

Kepala Pusat Kemahasiswaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dr. Romi Faslah, M.Si., menilai capaian itu merupakan buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan.

“Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Malang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas dan daya saing di tingkat internasional,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri melalui berbagai kegiatan kemahasiswaan yang produktif dan berprestasi.

Keberhasilan UKM Tae Kwon Do Indonesia UIN Malang juga menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh, disiplin, dan bermental juara.

 

Di tengah meningkatnya persaingan global, prestasi olahraga menjadi salah satu instrumen penting untuk membangun kepercayaan diri generasi muda sekaligus memperkuat citra institusi pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.

 

Dengan torehan 22 medali dan dominasi 9 emas, para atlet UIN Malang membuktikan bahwa kampus bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing dan mengharumkan nama bangsa di arena dunia.(Eno).