Diah Mayasari, Alumni UIN Malang yang Menguatkan Peran Guru BK di Era Pendidikan Modern
Malang | Serulingmedia.com – Alumni UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus menunjukkan kiprah strategis di berbagai bidang profesional, termasuk dalam dunia pendidikan dan pengembangan karakter generasi muda.
Salah satunya adalah Diah Mayasari, alumni Magister Psikologi UIN Malang yang kini aktif sebagai Guru Bimbingan Konseling (BK), konsultan pendidikan, dan motivator di Malang.
Di tengah tantangan pendidikan modern yang semakin kompleks, peran Guru BK tidak lagi sekadar menangani persoalan siswa di sekolah.
Guru BK kini dituntut mampu menjadi pendamping psikologis, pengarah potensi diri, hingga penguat karakter peserta didik di tengah tekanan sosial dan perkembangan era digital.
Diah Mayasari menjadi salah satu sosok yang menjalankan peran tersebut secara aktif. Ia saat ini bertugas sebagai Guru BK di MAN 2 Malang sekaligus dipercaya sebagai Koordinator BK MAN 2 Malang.
Selain itu, ia juga menjabat Ketua Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) Kabupaten Malang serta menjadi pengurus MGBK Provinsi Jawa Timur.
Perempuan yang sebelumnya menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Wisnuwardhana Malang itu menilai pendidikan Magister Psikologi di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang memberikan fondasi penting dalam memperkuat kompetensi profesionalnya di bidang layanan konseling dan pengembangan karakter siswa.
Menurut Diah, pendekatan psikologi sangat membantu dalam memahami kondisi peserta didik secara lebih mendalam sehingga layanan bimbingan yang diberikan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
“Keilmuan psikologi sangat membantu dalam praktik sehari-hari. Saya bisa lebih memahami peserta didik dan memberikan layanan yang lebih tepat dan bermanfaat,” ungkapnya.
Selain menjalankan tugas di lingkungan sekolah, Diah juga aktif sebagai trainer motivasi dan konsultan pendidikan yang fokus pada penguatan karakter generasi muda.
Ia menilai Guru BK harus mampu terus beradaptasi dengan perubahan zaman agar dapat menjawab kebutuhan siswa secara lebih komprehensif.
“Jangan stagnan. Ilmu yang kita miliki harus diterapkan dan kita perlu terus meng-upgrade diri,” katanya.
Diah juga mengenang proses pembelajaran selama menempuh studi di Magister Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai pengalaman akademik yang mendukung pengembangan diri mahasiswa, baik dari sisi keilmuan maupun praktik lapangan.
“Proses perkuliahan sangat seru. Dosen-dosen sangat suportif dan mendorong mahasiswa untuk terus berkembang serta menerapkan ilmu yang dipelajari,” jelasnya.
Ia berharap Program Studi Magister Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperkuat program pengabdian lapangan agar mahasiswa memiliki pengalaman nyata dalam menghadapi dinamika sosial masyarakat dan dunia kerja.
Kiprah Diah Mayasari menjadi potret kontribusi alumni UIN Malang dalam memperkuat kualitas pendidikan nasional melalui layanan bimbingan konseling yang lebih humanis, adaptif, dan berbasis pendekatan psikologis ilmiah.( Eno).






