Menteri ATR/BPN Nusron Wahid: Keadilan Jadi Kata Kunci dalam Pengelolaan Tanah Nasional

Screenshot_2025-08-25-10-25-58-462_com.android.chrome-edit

Maluku Utara | Serulingmedia.com — Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan pentingnya keadilan sebagai dasar dalam setiap kebijakan publik, terutama di sektor pertanahan.

Hal itu ia sampaikan dalam orasi kebangsaan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Regional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Kota Ternate, Sabtu (23/08/2025).

“Dalam konteks kita mengambil keputusan publik, yang paling penting itu adalah masalah keadilan. Pada kebijakan pertanahan, transformasi pengelolaan sumber daya harus diarahkan pada keadilan dan kemaslahatan bersama, agar pembangunan benar-benar menghadirkan kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat,” ujar Nusron.

Ia menegaskan, keadilan tidak hanya penting dalam kebijakan publik, tetapi juga menjadi landasan dalam kehidupan berbangsa dan beragama. Nilai itu, kata Nusron, harus terus dijunjung tinggi oleh siapa pun, baik pejabat negara maupun masyarakat.

“Kalau kita ingin bekerja dan berjuang secara konsepsional, mengedepankan idealisme di mana pun kita berpijak, entah sebagai gubernur, menteri, DPR, atau rakyat, kata kunci yang kita perjuangkan adalah keadilan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Nusron juga menekankan bahwa bangsa Indonesia sudah tidak membutuhkan perdebatan soal asal-usul, melainkan kontribusi nyata untuk kemajuan bangsa.

“Yang paling penting adalah apa kontribusi kita untuk Indonesia. Lebih-lebih jika berbicara tentang konsepsi keislaman, maka harus menyentuh tiga hal sekaligus: keislaman, keindonesiaan, dan kemodernan,” pungkasnya.

Rakor Regional KAHMI ini dibuka langsung oleh Koordinator Presidium Nasional KAHMI sekaligus Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda.

Hadir pula Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Ahmad Riza Patria, serta Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.

Acara bertema “Konsolidasi KAHMI untuk Indonesia” ini juga dihadiri Staf Khusus Bidang Reforma Agraria, Rezka Oktoberia, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Maluku Utara, Lalu Harisandi, beserta jajaran.( Sar).